7 September 2020

Belajar Dirumah Apakah Efektif Di Tengah Pandemi ?

Belajar dirumah dan menutup sementara segala kegiatan belajar di sekolah ditengah ancaman Pandemi Covid 19 yang masih terus mengancam terpaksa harus di lakukan, tetapi kebijakan yang telah di tetapkan ini jangan sampai memunculkan masalah baru dalam Dunia pendidikan kita.

Kebijakan pemerintah untuk menerapkan "Belajar dari rumah" memang sangat pantas untuk di lakukan di tengah ancaman Pandemi ini demi melindungi kesehatan siswa, tetapi kegiatan ini juga harus diatur dengan sempurna agar tercapai sempurna tujuan yang akan di capai.

Lebih banyaknya anak-anak berada dirumah sangatlah bijak demi menjaga  kesehatan mereka, sedangkan di sisi lain belajar di rumah juga harus diiringi dengan pengawasan yang ketat agar pola belajar yang harus diterapkan ini berjalan baik.

"Belajar dirumah" sangat berpeluang munculnya ancaman baru bagi dunia belajar bagi mereka.

Salah satu ancaman yang paling besar adalah adanya peluang anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu bukan untuk belajar tapi untuk kegiatan lain yang tidak bermanfaat untuk aktifitas belajar.

Peranan Orang Tua dalam menghadapi masalah baru ini sangatlah penting, dengan tetap fokus pada tujuan memberikan pendidikan melalui sekolah walau semua kegiatan itu dilakukan dari rumah.

Disinilah peranan komunikasi efektif harus terjalin antara Guru dan Orang Tua. Guru atau pihak sekolah bukan hanya memberikan pengajaran formal setiap mata pelajaran anak saja tapi juga harus berdiskusi dengan orang tua dalam pengawasan proses "belajar dari rumah" agar kegiatan ini bukan hanya sekedar terlihat Formalitas tanpa hasil maksimal untuk tercapainya tujuan bagi pendidikan anak.


"Semua Guru bisa menjadi Orang Tua tetapi tidak semua Orang Tua bisa menjadi Guru."


Jadi sangatlah jelas tujuan bersama antara Pemerintah, pihak sekolah dan Orang Tua dalam mencapai tujuan "belajar dari rumah" untuk anak-anak ditengah Pandemi Covid 19 tidak akan mempengaruhi kualitas dari tujuan yang ingin di capai.


Terimakasih, semoga bermanfaat dan maju terus dunia pendidikan.



Penulis: Dwi Kurniawan.

Depok Bisnis Info


Cara Modifikasi Toyota Avanza Veloz 2015


Toyota Avanza Veloz 2015 adalah salah satu Mobil yang masih banyak di gunakan saat ini karena penggemar dan pemilik mobil ini masih sangat banyak, maka tidak salah jika sebagian pengguna dan pemilik Mobil Toyota Avanza Veloz 2015 melakukan modifikasi agar Mobil Avanza Veloz 2015 yang sudah mulai menua menjadi lebih segar dan tidak ketinggalan jaman.
Berikut adalah Modifikasi sederhana pada Mobil Toyota Avanza Veloz 2015 agar terlihat lebih gaya dan tidak ketinggalan jaman.

1. Ganti Velg.

Ganti Velg standar atau Velg Racing standar dengan Ring Standart dengan Velg Racing bering besar, misalkan jika Velg standar R 14 maka ganti dengan Ring 16 atau 17.

Pada proses penggantian Velg dengan Ring Standar ke Ring yang lebih besar harus juga tetap perhatikan model Velg yang akan di gunakan sebab modifikasi bukan hanya sekedar keren dan pantes saja tapi juga kenyamanannya apalagi jika Mobil Toyota Avanza Veloz yang akan di modifikasi adalah mobil harian keluarga. Jadi harus banyak pertimbangan dalam berbagai aspek agar mobil tetap nyaman dan aman untuk di pakai harian.

2. Ceper.

Biasanya banyak modifikator yang akan melakukan Modifikasi Per Mobil Toyota Avanza Veloz setelah mengganti Velg Racing Standar dengan Velg Racing yang lebih besar Ringnya.

Mengapa ?

Karena setelah Velg diganti dengan Ring yang lebih besar hasrat kesempurnaan modifikasi dari diri pasti akan mendorong melakukan perubahan pada Per.

Velg yg besar akan terlihat kurang keren jika belum Ceper, walaupun pikiran seperti ini sering mengabaikan kenyamanan pada per mobil yang akan di modifikasinya itu tetap para modifikatir tanpa pikir panjang langsung akan melakukan penceperan pada mobilnya.

Setelah mobil di ceperkan pasti akan lebih terlihat keren dengan Velg Ring yang besar pada MobilAMobil Toyota Avanza Veloz 2015.

3. Membeningkan Kaca Mobil.

Di dunia seputar modifikasi tahun 2020 membeningkan kaca film mobil atau tanpa menggunakan kaca film sepertinya akan kembali Hits.

Untuk menambah keren berikutnya pada Mobil Toyota Avanza Veloz 2015 boleh juga  untuk di terapkan dan yang pasti langkah modifikasi ini beresiko panas dari terik matahari tapi kalo buat gaya dan style di tahan sedikit panasnya bolehlah.

4. Pasang Audio Mobil.
Langkah modifikasi berikutnya adalah pasang audio mobil dengan menambahkan power, speaker 3 way, twiter dan subwofer, setelah ini di lakukan pada Mobil Avanza Veloz 2015 maka sementara cukuplah menjadikan mobil ini jadi lebih keren dan gaya.

Beberapa tips modifikasi diatas dapat di lakukan dengan cara dan teknik yang dapat disesuaikan oleh diri masing-masing dan salah satu penyesuaian paling utama adalah budget.

Salah satu yang boleh untuk di ingat bahwa gaya itu tidak juga harus mahal. Tapi jika memang ingin bergaya dengan biaya mahal ya tidak salah juga jika uangnya ada.

Demikian semoga bermanfaat 
Dan salam modifikasi bagi semua penggemar modifikasi.





Penulis : Dwi Kurniawan.












14 May 2020

5 Masalah Dalam Menjual Untuk Reseller


Reseller
 

Saat ini berkembang tren bahwa banyak orang ingin menjadi reseller (yang menjual) suatu produk tertentu. Dari sini saya berpikir, mengapa tren ini ada ya ? ternyata era kemudahan internet membuat banyak orang lebih mudah berjualan.

Lanjut berpikir, semakin banyak yang bergabung jadi Reseller, namun juga banyak Reseller yang belum paham bagaimana caranya menjual.

Setidaknya ada 5 permasalahan yang dialami reseller:

1. Reseller kurang menguasai produk.
Ini yang jadi sebab banyak reseller gak pede untuk berjualan produknya

2. Reseller tidak membuat target.
Reseller kalo gak punya target jualan yang pasti, gak heran kalo semangat jualannya naik-turun

3. Reseller kurang menguasai media sosial.
Mau jadi reseller bisnis online, jangan sampai gaptek! Harus ngerti dan bisa cara bermain facebook, instagram, dll

4. Reseller belum memahami copywriting.
Jualan di media sosial, tapi Cuma asal posting produk aja, gak ada yang peduli dengan yang ditawarkan

5. Reseller kurang menguasai Teknik Closing.
Banyak sih yang minat produknya setelah di posting di media sosial, tapi kenapa cuma tanya-tanya aja ya, gak beli-beli?
 
Ketika Reseller tidak menguasai 5 hal diatas, tahukah Anda,. Yang terjadi adalah si Reseller tidak mungkin bisa menjual produknya dengan maksimal.

Dari kelima inilah ada 5 KUNCI JAGO JUALAN UNTUK RESELLER.

1. WAJIB menguasai PRODUK yang dijual.
Pilihlah produk yang akan Anda jual sebagai produk yang Anda sukai, pahami, dan kuasai. Cara ini akan sangat membantu Anda agar percaya diri saat menjelaskan dan akan membuat calon konsumen semakin yakin

2. WAJIB punya TARGET jualan bulanan.
Pasang TARGET setiap bulan, agar Anda semangat mengejarnya. Jika sudah tercapai, buatlah target yang lebih tinggi.

3. Menguasai Medsos untuk Jualan.
Zaman sekarang, bukan rahasia lagi kalau bisnis online itu sangat laris dan banyak orderan yang sumbernya dari media sosial

4. PELAJARI copywriting.
Pelajari copywriting agar banyak orang yang TERTARIK dengan produk yang Anda tawarkan

5. KUASAI Teknik Closing.
Inilah pentingnya bagi reselller untuk menguasai teknik closing! Supaya yang tanya-tanya bisa LANGSUNG BELI.

Pahami ke 5 ini, saya yakin jika Anda sebagai Reseller, Anda akan bisa mendapatkan income yang maksimal. 

Sukses tuk anda...
Sukses tuk kita semua...

Nara Sumber:
Mohamad Amin
Direktur Support System
PT. Cahaya Syurga Insani.

12 May 2020

Belajar Marketing Dari Pemilik Pemancingan



Apapun bisnisnya tetaplah dibutuhkan strategi marketing yg mumpuni dan berkelanjutan utk bisa bertahan di kondisi seperti sekarang ini..
Iklan berkelanjutan menjadi salah satu kunci yg paling utama agar bisnis tetap bisa bertahan bahkan maju ke baris terdepan dlm persaingan bisnis yg makin ketat. Berhenti beriklan sama saja bunuh diri secara perlahan di bisnis yg sedang kita lakukan.
   Hal ini juga dilakukan oleh seorang pemilik empang pemancingan di area sawangan depok yg bernama  Abang Diding. Ketika saya tanya apakah beliau melakukan stategi khusus dlm memasarkan empangnya, dlm satu kesempatan saya memancing dlm mengisi waktu luang. Beliau menjawab, "strategi khusus tdk ada, tp saya juga melakukan seperti org kebanyakan yg ingin produk yg dipasarkannya bisa terjual".
   "Ada 3 hal yg saya lakukan agar empang saya terus didatangi pemancing. Baik pemancing lama dan baru", tambahnya. Hal itu adalah :

*1. Iklan secara massif*
     Saya menyebar brosus yg berisi informasi ttg    empang ini di setiap toko umpan ikan yg ada di sekitar empang bahkan sampai radius 5km jauhnya. Brosur itu berisi ttg lokasi, gbr/foto empang, dan jenis memancing di hari tertentu dan harga. saya terus melakukan ini, menempel brosur di toko yg blm ada ttg info empang saya atau menggantinya dgn yg baru jika rusak di toko yg sdh ada.Saya terus melakukan ini tanpa berpikir bahwa org sudah tahu empang yg saya punya, karena yg saya tuju adalah org yg blm tahu. Banyak empang pemancingan tutup karena berhenti beriklan.

*2. Iklan Perorangan*
Yang saya maksud dgn iklan perorangan adalah beriklan melalui seseorang yg bisa mengundang orang byk utk dtg ke empang saya utk memancing (referensi).Biasanya yg saya pilih adalah org yg punya temen banyak di komunitas ataupun dr teman kantornya. Dan saya memberikan harga gratis utk org tersebut termasuk umpannya..

*3. Melayani yg sdh ada (servicing)*
Setiap yg dtg ke empang sy layani sebaik mungkin dgn senyuman, bisa dgn membantu membuat umpan atau menawarkan jasa yg lain seperti minuman atau makanan. Saya buat setiap yg dtg senyaman mungkin berada di tempat ini. Dan dengan harapan agar dia bisa kembali lain waktu.
" Itu saja yg saya lakukan selama ini hingga empang ini bisa bertahan belasan tahun hingga hari ini", tuturnya menutup cerita perjalanan bisnisnya.
   Hebat sekali orang ini pikir saya, walaupun hanya empang dan ikan sebagai produknya tapi dia melakukan prinsip dasar marketing dlm memasarkan empangnya  
    Ayo teman, mau bertahan dan berada si baris terdepan dengan produk anda sendiri??, Mulailah dari sekarang beriklan secara tepat dan berkelanjutan. Salam.

Nara Sumber:
Mohamad Amin
Direktur Support System 
PT. Cahaya Syurga Insani


28 April 2020

Cara Cerdas Belanja Baju Lebaran Ditengah Wabah Covid

Depok Bisnis Info.
Apakah belanja baju lebaran ditengah wabah covid ini perlu? Jika ia maka kita harus bijak dalam melakukannya.

Keadaan wabah yang sangat besar pengaruhnya dengan penghasilan bagi setiap orang tentu menjadikan beli baju baru jadi tidak terlalu penting.

Tapi jika terpaksa juga harus beli, maka berikut tips yang mungkin akan bermanfaat.

1. Manfaatkan Diskon.
Potongan harga atau diskon pasti sangat membantu dalam berhemat, biasanya banyak toko dan pusat belanja yang menerapkan diskon cukup besar agar menarik minat pembeli.

2. Meninggalkan sementara berburu Brand.
Belanja mengutamakan brand sebagian orang suka, tapi mengutamakan brand juga harus siap dengan harga yang mahal, sangat bijak jika tinggalkan sesaat kebiasaan ini agar dapat berhemat.

3. Membeli/belanja sesuai kebutuhan.
Catatan pembelian juga sangat efektif dalam berhemat, karena dengan mencatat maka kita akan membuat daftar utama dari apa yang akan di beli sehingga tidak akan berlebihan bahkan hingga over budget.

4. Sesuaikan Keadaan dan keuangan.
Keadaan wabah covid-19 adalah ujian kita semua maka kita harus memiliki rasa empati yang tinggi pada orang lain yang lebih sulit ekonominya dari kita, semoga ini akan mengingatkan kita agar tetap berhemat jika kita masih merasa lapang dalam ekonomi.

Belanjalah yang jangan berlebihan dan alangkah lebih baiknya jika belanja kita lebih banyak untuk berbuat kebaikan bagi banyak orang dengan banyak beramal misalkan.

Terimakasih.
Semoga bermanfaat.