28 July 2016

Cara Menerapkan Langkah Antisipasi Terhadap Omset Naik Dan Turun Dalam Bisnis

Bisnis, Info, Omset

Bisnis tidak sama dengan bekerja biasa dalam pendapatan atau penghasilan, penghasilan di peroleh dari bekerja sebagai seorang karyawan tidak akan pernah mengalami penurunan, karena seorang karyawan memiliki standar penghasilan berdasarkan UMR (Upah Minimum Regional), Tetapi dari sisi lain menjadi seorang karyawan sangat sulit untuk mengharapkan gaji naik setipa tahun, penghasilan yang di terima membutuhkan waktu yang lama untuk mengalami kenaikan, semua tergantung dari kebijakan perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja.

Berbeda dengan Bisnis atau wirausaha, seorang pebisnis tidak pernah memiliki penghasilan standar atau pengusaha cenderung memiliki penghasilan yang tidak tetap, semua tergantung dari si pengusaha dalam bisnisnya yang menentukanya dari segala aktifitas yang di lakukan, ingin mendapatkan penghasilan berapa setiap bulan, besar kecilnya penghasilan seorang pebisnis sangat tergantung pada tindakan yang di lakukan dalam bisnis dan upaya apa yang di kerjakan untuk meningkatkan omset usaha yang akan memicu naiknya pendapatan seorang pebisnis.

Karena perbedaan yang sangat jauh inilah, banyak orang yang enggan untuk melakukan bisnis, sebab bagi sebagian orang berpendapat, berbisnis tidak memiliki penghasilan yang tetap dan sangat beresiko.

Dalam berbisnis Naik dan turunnya omset adalah hal yang biasa, karena itu, sebagai pebisnis yang handal, kita harus siap mengalami perubahan omset baik naik ataupun turun.

Evaluasi dalam setiap keadaan dalam pertumbuhan bisnis harus di lakukan, tujuannya adalah agar kita dapat mengetahui apa penyebabnya omset bisa mengalami kenaikan atau penurunan. Analisa inilah yang nanti akan sangat bermanfaat, sebab hasil analisa yang di dapat dari  evaluasi yang di lakukan dapat di jadikan sebuah acuan dalam menerapkan strategi untuk tetap mempertahankan omset yang terus naik.

Penurunan dan kenaikan omset dalam bisnis dapat di sebabkan karena beberapa sebab diantaranya adalah:

  • Aktifitas marketing dan aktifitas pemasaran.
  • Adanya penyesuaian harga atau perubahan harga.
  • Aktifitas Promosi dan periklanan.
  • Aktifitas pelayanan.
  • Faktor tidak terduga (Pindah Kantor dan bencana alam).

4 faktor ini yang biasanya sangat mudah memberi pengaruh terhadap omset dan pendapatan dari hasil penjualan perusahaan atau bisnis.
Mari kita bahas lebih jauh 4 faktor ini.

1. Aktifitas Marketing Dan Aktifitas Pemasaran.
Omset sangat tergantung dari Marketing dan Pemasaran, karena itu utamakan perhatian secara berlebih pada aktifitas yang merupakan ujung tombak pemberi omset pada perusahaan dan bisnis yang anda miliki. Perhatikan lebih detil pada bagian pemasaran dan marketing, berikan arahan dengan strategi yang jitu agar selalu mampu mempertahankan omset.

2. Adanya Penyesuaian Harga Atau Perubahan Harga.
Harga mengalami kenaikan kadang juga dapat mempengaruhi omset dan pendapatan, karena itu penting untuk memiliki strategi yang tepat dalam menerapkan harga baru kepada pelanggan, lankukan langkah sosialisasi sebelum menaikan harga kepada pelanggan atau konsumen dan temukan cara yang tepat agar konsumen dan pelanggan tetap berlangganan walau ada penyesuaian harga.

3. Aktifitas Promosi Dan Periklanan.
Menurunnya aktifitas promosi dan iklan sangat berpengaruh dengan omset, karena itu jangan pernah mengurangi aktifitas kedua hal ini, malah kegiatan atau aktifitas promosi dan iklan harus lebih di perbanyak dengan menggunakan media yang lebih lengkap dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.

4. Aktifitas Pelayanan.
Servicing atau pelayanan juga sangat memberi pengaruh terhadap omset, karena itu berikanlah pelayanan yang memuaskan pada semua konsumen dan pelanggan, tempatkan orang-orang terbaik anda dalam bagian yang sangat vital ini dalam tujuan mendongkrak omset, sebab pembeli adalah Raja. Siapapun yang datang baik untuk membeli atau sekedar bertanya tentang produk, sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan tidak membedakan mereka. Pelayanan terbaik adalah pemberi kenyamanan.

5. Faktor Tidak Terduga.
Faktor tidak terduga seperti bencana alam, kebakaran, pindah kantor, tempat usaha tertutup proyek pembangunan, perampokan dan faktor lainnya juga dapat memberikan pengaruh dalam turunnya omset, untuk menyelesaikan masalah ini hanya semangat dan mental positiflah yang sangat di perlukan dalam mengatasi kendala ini. Sebagai pebisnis memiliki ketahanan mental "tahan banting" sangat penting untuk mengatasi segala permasalahan yang tidak terduga seperti ini.

Demikianlah artikel singkat tentang cara menerapkan langkah antisipasi terhadap omset naik dan turun dalam bisnis yang kita miliki. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi.

Salam Sukses Selalu.

- Depok Bisnis Info -

0 komentar:

Post a comment