25 July 2016

Kata Bijak Seorang Ibu Herrizeki Triawati Tentang Keinginan Anak

Disaat kita masih menjadi seorang ibu, ... tidak lagi mengenyam bangku sekolah... tahukah anda, siapa yang berperan penting menambah ilmu kita ? Tanpa kita sadar Anaklah yang membantu kita bertambah ilmu, semisal kita dahulu tidak bisa memasak, atau membuat suatu makanan, karena anak merajuk ke kita dan meminta untuk di buatkan makanan seperti yang dia inginkan, akhirnya kita mau bertanya atau mencari tau resep, bagaimana cara bikinnya, baik kepada teman/media lain, kita yang semula malas membaca, tapi karena anak, akhirnya kita meluangkan waktu sejenak agar anak tidak kecewa, begitupun dengan yang lainnya, karena masih banyak peran anak yang buat kita menjadi pintar, dan jeli akan sesuatu hal, percaya atau tidak buktikan saja.

Sosial, Kata Bijak, Seorang, Ibu, Karena, Keinginan, Anak


Ini adalah kata-kata yang luar biasa yang di tuliskan oleh seorang teman dalam facebook milik saya, namanya Herrizeki Triawati, seorang ibu rumah tangga yang sangat mensyukuri karena memiliki anak, bahkan disaat anaknya menginginkan sesuatu dengan merajuk kepadanya untuk di buatkan makanan spesial, Herrizeki Triawati melakukan apa yang dia tuliskan dalam status facebooknya itu.

Apa yang di tuliskan Herrizeki Triawati sangatlah benar adanya , seorang ibu bertambah dewasa dalam ilmu karena apa yang di alaminya setiap saat dalam kehidupan, terutama anak, anak bukan hanya buah hati bagi seorang ibu, tetapi anak juga merupakan guru atau dosen di universitas terbuka yang mengharuskan sorang ibu menjadi mahasiswi yang baik untuk selalu menambahkan ilmu dengan berbekal petunjuk yang kecil dan sedikit.

Jika kejadian ini bukan terjadi pada seorang ibu bijak dan penuh kasih seperti Herrizeki Triawati, mungkin akan menjadi cerita yang lain lagi, karena banyak seorang ibu yang malah enggan untuk menuruti apa yang diinginkan oleh anaknya karena merasa tidak bisa dan tidak tahu, bahkan ada juga seorang ibu yang akan balik malah memarahi anaknya jika dia menilai si anak meminta sesuatu yang berlebihan, walau hanya sebuah menu makanan spesial yang diinginkan oleh anaknya, marah bagi seperti ibu semacam ini adalah bentuk sebuah pembelan diri atas diiri sendiri saja, padahal ibu tersebut hanya menutupi rasa malas yang dia miliki untuk melayani keinginan anaknya tersebut.

Itulah kehidupan, sebuah gambaran sangat nyata dengan hikmah besar, yaitu, mana ibu yang memiliki rasa syukur karena di beri hadiah terbaik oleh pencipta dengan kehadiran seorang anak, dengan seorang ibu yang sangat tidak memiliki rasa syukur karena memiliki anak dalam kasus ini sangatlah terlihat dengan jelas.

Sekarang dari contoh kisah yang saya tuliskan dalam artikel ini, untuk para ibu di rumah, ada dalam kelompok ibu yang manakah diri kita. Apakah kita termasuk seorang ibu bijak seperti teman facebook saya Herrizeki Triawati ataukah anda seperti seorang ibu yang tidak bersyukur dan malah menyalahkan anak karena banyaknya keinginan anak yang anda sendiri merasa kerepotan di buatnya.


Dari atikel singkat ini saya menuliskan “pantas saja Tuhan mengtakan surga itu ada di telapak kaki ibu” karena ibu yang bijak adalah syurga bagi anaknya, mereka akan berupaya dengan penuh semangat apapun permintaan anaknya untuk bisa di berikan dan di kabulkan tentunya dengan ikhlas karena kasih seorang ibu merupakan lambang dari surga untuk seorang anak”

0 komentar:

Post a comment