11 September 2016

Dampak Bisnis Properti Terhadap Lingkungan

Bisnis, Properti

Bisnis Properti yang semakin berkembang sangat banyak membantu masyarakat dalam melayani kebutuhan akan rumah dan bangunan lainnya, tetapi bisnis properti yang sangat menjamur di khawatirkan akan menjadi penyebab utama semakin berkurangnya lahan hijau yang sangat bermanfaat sebagai penyeimbang Alam.


Keadaan ini tidak dapat di hindari, sebab pertumbuhan properti berbanding lurus dengan kebutuhan masyarakat akan properti itu sendiri, sehingga gayung bersambut, kebutuhan akan bangunan atau properti yang sangat tinggi dari masyarakat di sambut baik oleh para pengusaha dan pebisnis properti yang semakin gencar dalam menyediakan segala kebutuhan properti untuk masyarakat.

Bumi semakin sempit.

Analisa sederhana akan dampak dari pembangunan di mana-mana terhadap lahan kosong dan ruang hijau sebagai penyeimbang Alam sudah sangat menghawatirkan, bayangkan saja pembangunan perumahan sekarang ini bukan hanya pada daerah elit atau kawasan yang strategis saja yang di jadikan target pembangunan oleh para pebisnis properti, lahan pinggir kali, balong dan lahan hijau lainnya yang dahulu tempat hidup berbagai tanaman dan pepohonan yang sangat bermanfaaat sebagai daerah serapan air kini berubah menjadi bangunan dan rumah.


Coba saja perhatikan, jika andaa adalah orang asli (pribumi) pada suatu daerah, mungkin anda masih mengingat betul daerah tempat anda tinggal, coba bandingkan keadaan lingkungan dahulu ketika belum masuknya pembangunan bisnis properti pada daerah anda, bandingkan dengan keadaan sekarang. Itu adalah bukti bahwa pembangunan di satu sisi memang di butuhkan oleh masyarakat tetapi di sisi lain pembangunan yang hanya mementingkan keuntungan atau profit besar tanpa melakukan pertimbangan kelestarian alam juga sangat membawa dampak yang merugikan, salah satunya adalah semakin berkurangnya lahan hijau dan daerah serapan air sebagai penyeimbang Alam yang juga sangat memberikan manfaat kepada masyarakat yang tinggal di daerah sekitarnya.

Jangan salahkan Alam jika sekarang udara terasa semakin panas, musim sudah tidak pasti lagi, bencana banjir dan longsor ada di mana-mana, kekeringan semakin menjadi. Semua itu bukan kesalahan Alam, tetapi kesalahan kitalah sebagai Manusia yang di titipkan untuk mengolah Bimi ini oleh Tuhan, tidak mampu menjaga amanahNya dengan baik.

Sebagai bahan perenungan :
  • Berbisnis jangan hanya sekedar mendapatkan keuntungan besar semata, cobalah pikirkan akibat yang di timbulkan dari keuntungan tersebut.
  • Bersahabatlah dengan alam dengan cara buatlah pembangunan yang juga bersahabat dengan alam.
  • Hindari sikap dan prilaku serakah, yang hanya bertujuan untuk semakin memperkaya diri tanpa memperhatikan kelestarian alam, ingat... harta segunung pun tidak akan mampu mengalahkan gunung sesungguhnya yang di ciptakan Tuhan, lagi pula harta tidak akan di bawa mati :D.

Terima kasih dan selamat berbisis dengan tetap mempertimbangkan kelestarian alam.
Salam sukses selalu.
Depok Bisnis Info.

0 komentar:

Post a comment