5 September 2016

Penyebab Beberapa Opini Masyarakat Tentang Bisnis MLM dan DS

Bisnis, Info, MLM, DS

Mengupas tentang bisnis MLM (Multi Level Marketing) atau DS (Direct Selling) Memang sangat menarik, salah satunya adalah karena bisnis MLM atau DS selalu menjadi kontroversi di tengah masyarakat, pada artikel ini saya akan membagikan wawasan lengkap tentang bisnis MLM dan DS, semoga bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi.

Ok, Sekarang apa itu Bisnis MLM atau DS ?

MLM atau DS adalah sebuah bisnis yang menerapkan sistem penjualan barang atau produk langsung kepada konsumen, biasanya penjualan langsung ini di lakukan oleh member atau anggota dari perusahaan pemilik produk. Produk yang di pasarkan memang secara khusus hanya di jual oleh para member yang bergabung sebagai mitra usaha dari perusahaan MLM atau DS yang bersangkutan.

Sistem Pemasaran MLM atau DS dapat di lakukan dengan 2 cara, yaitu :
  • Member atau Distributor yang bergabung dengan perusahaan memasarkan secara sendiri atau hanya dengan mengandalkan keahlian jualan atau selling skill pribadi.
  • Member atau Distributor yang bergabung dengan perusahaan memasarkan produk secara kelompok atau membuat jaringan pemasaran atau network marketing.

Teknik pemasaran yang banyak di lakukan oleh para member atau Distributor sebuah perusahaan MLM atau DS merupakan bentuk kebebasan yang di perbolehkan oleh perusahaan, selama tidak menyalahi kode etik dan peraturan yang telah di buat oleh perusahaan MLM atau DS yang bersangkutan. Biasanya peraturan perusahaan MLM atau DS yang di buat juga merupakan penerapan aturan dan kebijakan tentang cara pemasaran secara berjenjang atau MLM dan DS yang telah di atur dalam UU Penjualan dan pemasaran oleh pemerintah melalui Kementrian Perdagangan Dan Industri.

Kesan masyarakat terhadap cara pemasaran produk atau barang secara MLM atau DS.

Cara pemasaran dengan menerapkan sistem pemasaran MLM atau DS di Indonesia sebenarnya sudah cukup lama, Perjalanan Bisnis MLM di Indonesia di awali oleh perusahaan MLM besar dari Amerika AMWAY dan di susul oleh perusahaan MLM Lokal PT. CNI (Bandung), kedua perusahaan ini adalah pelopor awal di kenalnya sistem pemasaran MLM atau DS di Indonesia, dan kedua perusahaan besar ini sempat membuat gebrakan spektakuler dengan pencapaian omset penjualan yang Fantastis diantara tahun 1990 s/d tahun 1998, setelah memasuki tahun 2000 krisis moneter yang melanda Indonesia sangat mempengaruhi peraihan omset kedua perusahaan ini, karena secara Nasional Ekonomi Indonesia sedang diuji dengan krisis yang sangat kompleks sehingga kedua perusahaan besar ini juga ikut terkena imbasnya.

Krisis Moneter yang di alamai Indonesia di tahun 1998, sangat besar memberi pengaruh terhadap bisnis MLM atau DS, selain omset perusahaan yang terus mengalami penurunan drastis, para mitra usaha dari kedua perusahaan besar tersebut juga seakan ikut-ikutan terpengaruh dalam menjalankan bisnis MLM atau DS, terutama dalam melakukan aktifitas pemasaran pribadi maupun aktifitas pemasaran bersama-sama dengan membangun Network Marketing atau Jaringan Pemasaran, sehingga turunnya pendapatan para pelaku bisnis MLM dan DS tidak dapat di elakkan, bahkan banyak para pelaku bisnis MLM atau DS ( distributor member / Anggota Perusahaan) akhirnya memutuskan untuk berhenti dari bisnis MLM atau DS dengan membawa kesan yang beragam terhadap perusahaan MLM atau DS tempat mereka menjadi member atau anggota.

Kesan setiap anggota yang berbeda inilah yang sangat memberikan pengaruh besar terhadap opini masyarakat terhadap bisnis MLM atau DS yang ada di Indonesia hingga sekarang.

Satu hal yang sangat di sayangkan adalah banyak para member perusahaan MLM atau DS yang gugur saat itu, seakan membangun kesan negatif kepada masyarakat baik secara langsung atau tidak secara langsung tentang sistem pemasaran berjenjang atau network marketing atau MLM dan DS ini.

Kesan yang dulu baik saat awal, akhirnya menjadi kurang baik dalam masyarakat karena ulah beberapa mantan MLM atau DS yang pernah GAGAL.

Maklum di Negeri ini, prilaku menyalahkan orang lain masih lebih banyak di sukai ketimbang menyalahkan diri sendiri ketika mengalami kegagalan dalam bisnis. :D

Padahal kegagalan mereka dalam bisnis MLM dan DS saat itu jelas-jelas bukan karena kesalahan perusahaan tempat mereka bergabung menjadi member, kegagalan para distributor ini 100% karena kesalahan diri sendiri.

Berikut adalah beberapa kesalah yang di lakukan oleh banyak distributor MLM dan DS saat itu.

  • Adanya keyakinan dan pemahaman yang salah tentang MLM dan DS, banyak para member yang beropini bahwa ikut MLM atau DS itu bisa cepat kaya.
  • Adanya keyakinan dan pemahaman yang salah tentang MLM dan DS, yaitu para member beranggapan untuk menjadi kaya dan sukses di perusahaan MLM dapat di capai dengan waktu singkat, cepat dan mudah.
  • Adanya keyakinan salah bahwa mereka mengatakan “untuk sukses di bisnis MLM tidak perlu kerja keras”.
  • Kurangnya penduplikasian yang tepat tentang ilmu berbisnis MLM yang sempurna dan lengkap, juga sebagai penyebab terjadinya opini negatif terhadap MLM dan DS saat ini.
  • Adanya penerapan pola hidup dan cara mengatur keuangan yang salah saat mendapatkan hasil besar dari bisnis MLM atau DS yang di jalankan.

Faktor kegagalan banyak anggota atau member dari perusahaan MLM atau DS diataslah yang menyebabkan opini negatif terhadap MLM atau DS menjadi lebih kuat, bahkan hingga kini masih banyak masyarakat yang memiliki pemikiran negatif terhadap cara pemasaran produk melalui MLM atau DS.

Bahkan saat ini pandangan miring terhadap bisnis MLM dan DS sudah tidak tanggung-tanggung, MLM dan DS sampai di cap HARAM oleh beberapa ulama. Predikat haram ini juga kembali menambah semakin buruknya keberadaan bisnis MLM dan DS yang ada di Indonesia.

Pesan :

Berusahalah untuk menjadi orang yang lebih bijak dalam menilai sesuatu, kegagalan atau kesuksesan yang di raih oleh diri sendiri pasti ada penyebab yang dapat di evaluasi sehingga menghasilkan sebuah ilmu, dan ilmu itulah yang akan sangat bermanfaat, sebab ilmu yang lahir dari sebuah pengalaman perjalanan merupakan ilmu yang asli atau original, karena lahir dari pengalaman yang sebenarnya.

Terima Kasih dan salam sukses selalu.
Depok Bisnis Info.


0 komentar:

Post a comment