26 December 2016

Iman Yang Benar Adalah Warisan Rosulullah Muhammad Untuk Umat Di Masa Kini

Iman, Ajaran Rosulullah, Warisan Muhammad Yang Benar


Menjaga kesucian diri itu bukan berarti kita harus meninggalkan keDuniaan, justru malah harus menang bukan dengan cara meninggalkan perkembangan Zaman dan kekinian, cara meraih kemenangannya adalah dengan menjadi Mu'min yang tetap memancarkan Nur dari setiap gerakan rahman rahim yang di perintahkan Allah (Al-Qur'an) dalam setiap aktifitas.

Ibarat sekolah bagaimana kita akan naik kelas jika tidak bersekolah, segala aktifitas kehidupan yang baik adalah bentuk belajar untuk mempertahankan kebenaran dari segala ujian yang di hadapi.

Penilaian Allah berada pada setiap kebaikan dari semua ciptaannya, yang berjalan di bumi melakoni semua kegiatan positif dan berprestasi tanpa hawa nafsu,

Jangan menyendiri teman, jangan merasa paling sedih sendiri sahabat ku, tetaplah bersama keluarga tercinta dan orang-orang yang berilmu benar dan bijak.

Salahnya kita mencari ketentraman hati dari sumber yang salah akan melahirkan pemahaman yang salah.

Mengapa Allah memilih Rosulillah Muhammad sebagai Nabi dan rosul serta menjadi Fatron kehidupan hasanah ?

Dan Allah tidak mungkin sembarangan  dalam memilih HambaNya untuk di jadikan utusan.

Rosulullah Muhammad sangat cerdas, menguasai semua ilmu Dunia, darii mulai Sains sampai Teknologi, Dari Mulai Ilmu Perbangkan hingga pengaturan sistem ekonomi Dunia.

Itulah sebabnya mengapa Allah memilih Muhammad sebagai Manusia pilihan dan sebagai Penerang.

Jadi jika kita UmatNya ingin mendapatkan safaatNya kelak, maka kitapun harus menjadi pengikutnya yang memiliki Intelektual tinggi dan berwawasan luas, mampu mengusai Dunia dengan Versi yang benar sesuai yang di Ajarkan Rosulullah Muhammad sejak awal.

Sekali lagi Mu'min sejati itu bukan berarti harus tinggal di gunung dan meninggalkan hiruk pikuk dunia agar lebih khusu, justru kita harus mampu tetap khusu dalam kehirukpikukan Dunia, itulah yang di Maksudkan oleh Muhammad Rosulullah kepada semua pengikutnya yang sangat di cintai.

Jika kita memisahkan diri maka kita bukan malah lulus ujian dari keduniaan, tetapi kemungkinan kita akan lebih banyak membenci Dunia, sehingga seakan-akan Dunia adalah Kafir dan tidak ada satupun yang benar.

Subhanallah...

0 komentar:

Post a comment