20 December 2016

Inline Skate Laku Keras Pedagang Untung Banyak

Bisnis, Inline Skate

Inline skate atau rollerblade adalah jenis olah raga sejenis sepatu roda yang sangat populer di dunia, sejak tahun 1980 olh raga sepatu roda banyak di gandrungi kaula muda untuk berolah raga, bahkan pada tahun yang sama olah raga sepatu roda juga menjelma menjadi fashion dalam pergaulan remaja saat itu, seiring perkembangan waktu dan semakin berkembangnya inovasi sepatu roda, inline skate hadir sebagai hasil dari pengembangan inovasi sepatu roda, pada tahun 1990 inline skate lahir sebagai jenis olah raga ketangkasan dengan menggunakan sepatu beroda, perbedaannya dengan sepatu roda sebelumnya adalah inline skate memiliki roda yang di letakkan lurus sejajar kedepan dengan jumlah 4 buah roda pada setiap sepatu, salah satu alasanya adalah agar para pemain olah raga inline skate ini lebih lincah dalam melakukan berbagai gerakan dan manufer saat memainkannya.

Di ujung tahun 2016 ini, roler blade atau inline skate kembali di gandrungi oleh para remaja dan anak-anak, entah siapa yang memulai kembali mempopulerkannya inline skate atau roler blade kembali banyak dicari pembeli menjelang tutup tahun 2016 ini, bahkan para pedagang yang menawarkan berbagai jenis roler blade atau inline skate berlomba menawarkan dagangannya dari mulai toko besar yang ada di beberapa mall ternama, hingga berjualan ala kaki lima, harga yang di tawarkannya juga sangat terjangkau, yaitu kisaran Rp. 180.000,00 hingga Rp. 350.000,- semua tergantung dari bahan dan jenis roda yang digunakan serta daya tahan dan kekuatan sepatu dan bahan pembuatan roda dan penampang roda pada inline skate yang di jual.

Dari beberapa penjual yang menawarkan inline skate atau rollerblade ada 2 varian yang banyak beredar dan paling laku keras, sudah pasti adalah varian untuk anak-anak usia 7 sampai 11 tahun, dengan jenis roda yang terbuat dari plastik dan karet.

Inline skate yang menggunakan roda dari plastik lebih murah dibandingkan dengan inline skate yang menggunakan roda terbuat dari karet, untuk inline skate menggunakan roda plastik harganya Rp. 150.000,- hingga Rp. 200.000 sedangkan yang menggunakan roda karet harganya adalah Rp. 350.000,- keatas.

Inline skate beroda plastik lebih banyak di minati karena murah dan banyak para pembeli tidak mengetahui perbedaan ini, mereka membeli hanya sekedar membeli untuk hadiah mainan bagi putra-putri mereka saja, padahal jika di gunakan dan di mainkan inline skate beroda plastik lebih susah karena licin dan berbahaya, gesekan antara roda dengan jalanan atau media bermain pasti tidak akan menyatu sebab plastik keras pada roda akan licin jika bergesekan dengan aspal atau beton.

Bisnis, Inline Skate
Inline Skate Roda Karet


Sebaliknya inline skate dengan roda karet, walau lebih mahal tapi lebih safe, sebab roda yang terbuat dari karet keras lebih kuat mencengkeram jalan atau media luncuran saat bermain.

Apapun jenis roler blade atau inline skate yang di mainkan oleh anak-anak penting untuk tetap  dalam pengawasan orang tua, karena permainan ini berbahaya bagi anak-anak yang belum mahir memainkannya, resiko terjatuh dan cidera sangat besar, itulah sebabnya mengapa pengawasan orang tua sangat harus di utamakan ketika anak bermain bersama rollerblade atau inline skate kesayangan milik mereka.

Kembali musimnya rollerblade atau inline skate di kalangan anak-anak saat ini, memberi berkah tersendiri bagi para pedagang musiman yang berjualan kaki lima, karena dagangan roler blade atau inline skate milik mereka laku keras dan banyak diburu pembeli.

Informasi yang berhasil kami kumpulkan dari beberapa penjual inline skate yang kami temui mereka mengatakan, keuntungan yang di dapatkan cukup lumayan yaitu sekitar Rp. 500.000,- hingga Rp. 1.000.000,- rupiah setiap hari dan rata-rata mereka mampu menjual 20 hingga 50 pasang setiap hari.

Bagaimana dengan anda apakah anda berminat untuk menjual rollerblade atau inline skate ?
Siapa tahu anda juga beruntung seperti para penjual yang lain.
Selamat mencoba dan salam sukses selalu.
Depok Bisnis Info.

0 komentar:

Post a comment