29 December 2016

Masih Lebih Memilih Bekerja Di Luar Negeri ? Baca Dulu Ini.

Bisnis, Bekerja, Luar Negeri, Bekerja Di Luar Negeri

Masyarakat Indonesia masih sangat banyak menginginkan bekerja di Luar Negeri, mereka beranggapan bekerja di Luar Negeri Lebih menjanjikan dan prospektif. Pilihan untuk bekerja di Luar Negeri bahkan bukan hanya sebagai keinginan biasa, ada sebagian masyarakat yang menjadikan bekerja di Luar Negeri sebagai Cita-cita dan Impian Besarnya.

Sebenarnya bekerja di Luar Negeri, belum tentu seindah yang di bayangkan bahkan kadang bekerja di Luar Negeri hitung-hitungan pendapatan dengan biaya hidup setiap hari sama saja, ya.. pendapatannya memang besar tetapi biaya hidup sehari-hari juga sangat tinggi.

Bekerja di Luar Negeri Juga beresiko sangat tinggi, terutama untuk para tenaga kerja yang berangkat melalui jalur tidak resmi, bisa di pastikan bayangan indahnya mendapatkan kesuksesan akan langsung sirna seketika setelah tiba dan mulai bekerja di Negara yang di tuju.

Bekerja di Luar Negeri jika tanpa keahlian yang memadai juga akan sangat berbahaya, sebab persaingan dan kompetisi para pencari kerja di Luar Negri lebih ketat di bandingkan di Indonesia, karena tanpa keahlian yang jelas, ujung-ujungnya para pemburu masa depan ini paling banter kerja sebagai tukang cuci piring di sebuah restoran dengan gaji yang sangat rendah.

Kuatnya keinginan sebagian masyarakat yang ingin menggantungkan hidupnya ke Luar Negeri banyak faktor sebagai penyebabnya, diantaranya adalah :


  • Mencari pekerjaan di Indonesia menurut mereka yang ingin ke Luar Negeri sangatlah sulit, mencari pekerjaan di Indonesia seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami, setiap melamar yang di tanya selalu berapa lama punya pengalaman, "nah.. sekarang bagaimana bisa punya pengalaman kerja kalo kerjanya aja blom dapet-dapet." kata mereka yang sedang melamar kerja di Indonesia.
  • Selain sulitnya mencari pekerjaan, gaji yang sangat tidak sesuai dengan kebutuhan menjadi alasan kedua bagi mereka, bahkan masih banyak perusahaan nakal yang kurang memperhatikan kesejahteraan para karyawannya.
  • Di Indonesia juga masih sangat banyak perusahaan-perusahaan egois yang tidak mau menanggung resiko besar kepada karyawannya, mereka banyak yang masih menggunakan sistem kontrak atau Outsourcing, sehingga banyak karyawan yang tidak terjamin secara full oleh perusahaan, bahkan ada juga yang masih setor gaji pada perusahaan Outsourcingnya, sehingga sudah gajinya kecil di potong pula, Aduh.. menyedihkan.
  • Banyaknya beredar Informasi "angin syurga" yang tidak jelas dari mana sebabnya, informasi ini banyak menggambarkan bahwa bekerja di luar negeri itu Indah, mudah, bakalan banyak uang dan membanggakan walaupun tanpa keahlian dan keterampilan.
  • Banyak Masyarakat Indonesia yang masih memiliki cara berfikir yang salah, mereka masih banyak menggunakan semboyan candaan  "Muda  Foya-Foya, Tua Kaya Raya dan Mati Masuk Surga" walaupun hanya sebuah ucapan dan bahasa becanda, ternyata hal ini sangat mempengaruhi mental siapapun yang menerapkannya, karena itu saya setuju sekali jika iklan di TV banyak meneriaki tentang Revolusi mental, cakep...  
Masih banyak penyebab besar lainnya yang menjadi alasan mengapa masyarakat Indonesia  lebih memilih mengadu nasib ke luar Negeri, semoga dari beberapa hal di atas sebagai penyebab terjadinya keadaan seperti ini menjadi bahan pertimbangan dan masukan untuk semua orang yang berkepentingan, terutama untuk semua anakk bangsa itu sendiri, sebab Bapak Proklamator RI Soekarno pernah mengatakan "Jangan tanyakan apa yang Negara telah berikan padamu, tetapi tanyakanlah apa yang telah kau berikan untuk Negara mu.." itu baru yang benar.


Tapi jika boleh saya menyarankan kepada teman-teman semua, coba untuk berfikir kembali jika bekerja di Luar Negeri masih menjadi pilihan dan keinginan dalam hati, karena beberapa sebab yang telah saya tuliskan di atas itu dapat kita atasi dengan tindakan positif yang lebih bermanfaat dari pada mengeluh.

Bila menurut kita menjadi seorang karyawan  tidak menyenagkan, mangapa kita tidak  jadikan alasan itu sebagai dendam positif yang lebih manfaat, yaitu dengan membangun lapangan kerja sendiri.

Peluang di sekitar kita masih sangat banyak dan Indonesia sangat berpotensi sebagai pasar dari berbagai Jasa dan produk di Dunia, buktinya Indonesia masih di jadikan sasaran pemasaran terhadap berbagai macam Pelayanan Jasa dan Produk, Hebat tidak ?

Karena itu Optimislah dan mulai berfikir untuk berkarya dan membuat sebuah terobosan untuk masa depan, stop !!! mengeluh dan banyak pendapat, lebih baik semangat dengan membuat lebih banyak karya dan perbanyak pendapatan.

Terima Kasih, semoga bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi untuk kita semua.
Salam Sukses Selalu.
Depok Bisnis Info.

0 komentar:

Post a comment