21 January 2017

Bisnis Tahu Bulat VS Tahu Sumedang, Siapakah Yang Menang ???

Bisnis, Tahu Bulat, Tahu Sumedang, Tahu Bulat VS Tahu Sumedang

Siapa yang tidak mengenal Tahu Sumedang, tahu mungil yang dahulu sangat di gemari kini mulai tergeser dengan Tahu Bulat, menurunnya omset beberapa pedagang Tahu Sumedang sudah mulai terasa sejak Tahu Bulat muncul di tengah masyarakat, bahkan karena semakin boomingnya Tahu Bulat yang di goreng dadakan, menyebabkan banyak penjual Tahu Sumedang yang akhirnya juga ikut beralih menjual Tahu Bulat.

Keadaan ini semakin memperburuk omset penjualan Tahu Sumedang di semua daerah dan kota di Indonesia, kekuatan promosi dan cara pemasaran dari Tahu Bulat juga menjadi alasan kuat mengapa Tahu Bulat lebih di minati, para penjual Tahu Bulat lebih berani berinvestasi dalam menjajakan dagangannya, banyak dari mereka berjualan Tahu Bulat menggunakan mobil bak terbuka dan motor bak terbuka, mereka langsung berkeliling mengunjungi konsumen. 

Cara berdagang yang proaktif ini, di nilai sebagai strategi jitu dalam pemasaran Tahu Bulat yang lebih cepat untuk mendapatkan pembeli, sehingga omset yang di dapatkan oleh para pedagang Tahu Bulat menjadi sangat lumayan setiap hari.

Bukan hanya itu saja, para penjual Tahu Bulat juga memiliki yel-yel yang seragam, entah siapa yang telah membuat dan memulainya, yel-yel itu sangat terkenal di mana-mana, berikut adalah yel-yel Tahu Bulat yang sangat fenomenal itu.

"Tahu Bulat.. digoreng dadakan dijual lima ratusan, anget-anget, gurih-gurih, enyoooi".

yel-yel ini juga menjadi daya tarik promosi yang cukup menarik, sehingga Tahu Bulat membuat penasaran banyak orang, mereka jadi ingin ikut mencobanya, setelah mendengar yel-yel dari Tahu Bulat tersebut.

Ketika mereka yang tertarik karena yel-yel Tahu Bulat itu, lalu mereka ikut membeli karena penasaran ingin mencoba dan ternyata para pembeli ini semakin memberi nilai tinggi untuk Tahu bulat setelah mencicipi rasanya, karena enak dan gurih setelah mencoba, akhirnya promosi Tahu Bulatpun semakin sukses, mereka yang telah menikmati Tahu Bulat banyak memberikan nilai positif dari rasa yang enak dan cara pemasaran yang unik, lengkap dengan yel-yel yang di gunakan para pedagangnya.

Tahu Bulat yang fenomenal dengan beberapa kelebihannya telah berhasil menggeser Tahu Sumedang dalam ketenaran dan omset, itulah bisnis, semua boleh bersaing dan semua boleh berlomba untuk menciptakan kreatifitas dan inovasi, yang kalah harus berbesar hati dan berusaha untuk memperbaiki diri agar lebih baik.

Semoga para penjual Tahu Sumedang yang masih bertahan dan masih menjual Tahu Sumedang, tetap terus fokus berjualan dengan cara lebih kreatif dan lebih inovatif, karena dengan menambahkan banyak perubahan pada cara berdagang dan promosi, sangat memungkinkan menciptakan peraihan omset Tahu Sumedang pulih  kembali sehingga Tahu Sumedang dapat kembali diminati oleh semua masyarakat seperti dahulu.

Demikianlah artikel singkat tentang "Tahu bulat VS Tahu Sumedang" yang dapat kami berikan kepada semua teman pencinta bisnis, semoga artikel ini bermanfaat dan dapat memberikan informasi dan inspirasi untuk kita semua dalam menjalankan bisnis dan usaha milik kita masing-masing.

Terima Kasih.
Salam Sukses selalu.
Depok Bisnis Info.

0 komentar:

Post a comment