1 February 2017

Perilaku Unik Pebisnis Keturunan Tionghoa (Orang China) Ketika Menjalankan Bisnis

Bisnis, Perilaku Unik Pebisnis China

Orang China kebanyakan ketika baru memulai buka bisnis menerapkan pola hidup prihatin yang cukup extrim. Makan mereka kadang cuma pake bubur ayam atau Nasi dengan lauk Tahu Jeletot saja. Banyak dari kita melihat ini mungkin keterlaluan dan berlebihan, padahal pola hidup seperti ini sangat banyak memberi bukti keberhasilan orang China ketika mereka berbisnis.

Istilah puasa (prihatin) yang di terapkan oleh banyak pebisnis keturunan Tionghoa ini adalah bentuk strategi dalam menciptakan kesuksesan, hidup hemat dan prihatin yang diterapkan bertujuan agar pengaturan keuangan ketika berbisnis benar-benar ketat sehingga bisnis berjalan sesuai harapan.

Pengaturan uang yang ketat dalam bisnis bertujuan mencegah pailit yang di sebabkan semakin berkurangnya modal karena susut untuk biaya hidup, sedangkan uang keuntungan yang di dapatkan setiap hari di bagi dua sama rata, 50% dari keuntungan sehari untuk makan dan 50% lagi untuk biaya tidak terduga yang akan di kembalikan dalam perputaran bisnis dalam bentuk cadangan keuangan tidak terduga, sewaktu-waktu uang tersebut di gunakan untuk menambahkan modal dan hal lain yang berhubungan dengan stok produk atau biaya lain yang dapat menciptakan peluang untuk terjadinya kelipatan keuntungan yang lebih besar dalam bisnis itu sendiri.

Untuk menerapkan metoda ini pengusaha keturunan Tionghoa sangat berusaha untuk menjalaninya dengan komitmen, dalam situasi apapun dan dalam kondisi bagaimanapun mereka konsisten untuk mengatur keuangan seperti ini.

Pengaturan keuangan seperti ini juga dapat menumbuhkan daya juang yang sangat baik, sehingga orang china tidak pernah main-main ketika berbisnis, pilihan mereka hanya satu yaitu "Harus Sukses" selainnya tidak ada.

Motivasi yang diiringi pola hidup sederhana juga dapat membentuk etos kerja yang maksimal, hal ini di buktikan oleh banyak pengusaha dari keturunan Tionghoa atau orang china yang buka lebih pagi dan tutup lebih malam ketika merintis bisnisnya, mereka juga tidak manja untuk cepat-cepat punya pelayan yang di pekerjakan sebagai karyawan untuk membantu ketika berdagang atau berbisnis, selama masih bisa di kerjakan sendiri maka mereka akan melakukannya sendiri.

Pengusaha keturunan Tionghoa juga sangat menghargai waktu dan uang, bagi mereka waktu adalah peluang, tidak ada istilah tidak usaha walau hari libur, menurut mereka omset akan bertambah besar ketika semua orang libur tidak berbisnis.

Sedangkan bentuk penghargaan pada uang adalah bagian dari menghargai hasil jerih payah, menurut mereka jika mengabaikan uang receh berarti telah menghianati hasil perjuangan diri sendiri.

Coba perhatikan juga penampilan para pebisnis keturunan Tionghoa, mereka biasa saja dalam penampilan sehari-hari, celana pendek dan kaos oblong adalah pakaian yang selalu mereka pakai, ini juga ada maksud dan tujuannya, kadang konsumen atau pelanggan banyak beranggapan pebisnis keturunan Tionghoa itu banyak uang, anggapan ini kadang banyak di manfaatkan oleh beberapa konsumen atau pelanggan yang nakal untuk berhutang dan meminjam uang, dengan berpenampilan sederhana dan tidak terlalu berlebihan seperti itu ternyata sangat efektif menanggulangi kemungkinan terjadinya anggapan seperti itu.

Penampilan yang biasa juga adalah cara aman menhindari tindak kejahatan, pebisnis keturunan Tionghoa lebih banyak menyimpan uangnya di Bank, setiap selesai berdagang langsung di setorkan pada Bank tempat mereka menabung, penampilan sederhana juga merupakan strategi cara bawa uang banyak yang aman ketika menuju Bank untuk setor uang.

Pengusaha dan pebisnis keturunan asal China juga memiliki cara membawa uang yang paling aman ketika menuju Bank untuk setor uang, yaitu dengan menggunakan kantong kresek berwarna hitam, tujuannya adalah agar semua penjahat tidak menyangka bahwa kantong kresek itu berisi uang, strategi ini juga adalah bagian dari cara pengamanan uang yang merupakan hasil usaha yang sangat hebat dan terbukti berhasil.

Demikianlah beberapa fakta unik dari pebisnis keturunan Tionghoa atau Orang China ketika menjalankan bisnis dan Usaha, semoga bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi untuk kita semua.

Terima Kasih.
Salam Sukses Selalu.
Depok Bisnis Info.

0 komentar:

Post a comment