1 March 2017

Hal Sepele Yang Sering Di Anggap Remeh Banyak Pebisnis

Bisnis, Hal Kecil, Hal Sepele. Hal Remeh

Banyak hal sepele yang tidak di perhatikan oleh banyak pebisnis saat mereka menjalankan bisnisnya, padahal jika di kaji lebih lanjut hal sepele ini sangat penting dalam membangun Citra atau kepercayaan di awal kepada semua calon konsumen dan pelanggan, apa sajakah hal sepele yang sering di lupakan oleh pebisnis ketika menjalankan bisnis ? Berikut adalah penjelasannya.

1. Tepat Waktu.
OnTime atau tepat waktu adalah bagian paling penting dalam membangun citra pebisnis profesional, berjanji untuk bertemu dengan klien dan konsumen dengan berbagai tujuan adalah salah satu cara membangun hubungan baik sejak awal, kadang banyak pebisnis yang sudah terbiasa menganggap terlambat atau telat dalam sebuah janji untuk bertemu klien atau konsumen adalah hal yang biasa. Menganggap sepele keterlambatan untuk memenuhi janji meeting atau bertemu dengan Klien atau konsumen dalam sebuah janji yang telah ditentukan waktunya dapat membentuk Citra dan kesan pertama yang kurang baik, bahkan dapat berakibat fatal hingga batalnya kesepakatan atau gagalnya transaksi.

Memiliki agenda kerja yang tersusun dengan baik dan berkomitmen untuk menjalaninya adalah solusinya agar hal ini dapat di cegah, mengatur waktu yang tepat dan menghitung waktu perjalanan atau perhitungan waktu yang benar dari segala kemingkinan terjadi keterlambatan dalam memenuhi janji bertemu klien atau konsumen sangat besar memberi pengaruh pada ketepatan waktu kehadiran pada lokasi meeting yang ditentukan.

Beralasan karena terlambat bukan sebuah solusi yang tepat, karena semua alasan itu hanya semakin menunjukan kelemahan diri sendiri, karena yang lebih tepat adalah tidak ada alasan untuk datang terlambat karena semua dapat di atur dengan baik kapan waktu yang tepat untuk berangkat, bagaimana menghitung waktu perjalanan yang tepat sehingga ketika terjadi resiko tidak terduga dalam perjalanan tidak akan menyebabkan keterlambatan atau menentukan dengan tepat jalan atau rute mana yang akan dipilih hingga sampai tepat pada waktunya sesuai jadwal yang telah di tentukan.

2. Penampilan.
Karena merasa bukan seorang karyawan, kadang banyak seorang pebisnis lebih memilih berpenampilan seenaknya sesuai dengan kepribadian dan karakter diri sendiri, padahal karakter itu belum tentu sinkron dengan kepribadian dan jati diri Klien atau konsumen. Berbisnis dengan menonjolkan karakter diri sendiri boleh saja, tetapi pada saat tertentu pebisnis harus melupakan sejenak karakter dirinya untuk menyesuaikan karakter orang lain terutama klien dan konsumen dalam hal penampilan dan cara berpakaian, menggunakan setelah pakaian yang lebih dapat menyesuaikan ternyata sangat penting dalam membangun citra di awal sebelum terjadinya kesepakatan dalam berbisnis.

3. Sikap Dan Perilaku.
Sikap dan perilaku adalah cerminan kepribadian diri yang sangat di perhatikan orang lain dan itu banyak di gunakan sebagai penilaian awal (kesan pertama) terhadap seseorang saat pertama kali bertemu dan berkenalan, maka ketika berhadapan pertama kali dengan klien atau konsumen, lebih berhati-hati dalam bersikap dan berperilaku adalah cara yang tepat dalam membangun kesan di awal, sebagai contoh jika klien tidak merokok, maka hargailah itu dan jangan merokok ketika berhadapan dengan klien atau konsumen, jika terpaksa juga harus merokok maka jangan lakukan di sembarang tempat atau dengan seenaknya, hal ini masalah kecil memang kelihatannya, tetapi sangat penting dalam menjadi penilaian pribadi yang berhubungan dengan Citra diri.

Cara berbicara, cara duduk, cara makan dan minum jamuan yang di sediakan klien atau konsumen juga bagian dari sikap dan perilaku yang akan menjadi penilaian awal, maka sebagai pebisnis profesional sangat penting memperhatikan semua hal ini dengan detil sebagi tujuan membangun citra diri sendiri sebagai pebisnis yang menarik dan profesional.

4. Menjadi Ondel-Ondel.
Saat berbisnis terutama ketika bertemu awal dengan konsumen atau klien kita harus terlihat segar, rapi, wangi dan mampu memancarkan aura pebisnis yang sangat hebat dalam segala hal layaknya seorang pebisnis sukses dengan kesuksesan besar, walaupun keadaan yang sebenarnya belum demikian. Membangun citra dengan cara jadi "Ondel-ondel" seperti ini sangat membantu dalam meningkatkan Citra awal sebagai pebisnis yang hebat dan profesional, itu semua harus di lakukan dengan sempurna agar kesan pertama yang terlihat oleh konsumen dapat menunjang kesuksesan dalam upaya membangun kepercayaan dalam jalinan kerja sama bisnis yang diharapkan.

Demikianlah beberapa hal sepele yang sering dianggap remeh banyak pebisnis sebagai upaya dalam membangun citra diri pebisnis hebat yang sangat penting dalam terjadinya kesepakatan dalam bisnis.

Semoga bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi untuk kita semua.
Terima Kasih.
Salam Sukses Selalu.
Depok Bisnis Info.


0 komentar:

Post a comment