10 April 2017

4 Pemicu Masalah Ketika Istri Memiliki Penghasilan Lebih Besar Dari Suami

Bisnis, Pemicu Masalah Keluarga, Penghasilan Istri Lebih Besar, Gaji Istri Lebih Besar

Memiliki gaji atau penghasilan yang lebih besar dari suami adalah hal yang biasa untuk sebagian orang, tetapi sebagian lagi ada juga yang menjadi masalah dengan keadaan ini, beberapa masalah yang sering muncul ketika istri memiliki penghasilan yang lebih besar dari suaminya di sebabkan oleh :

1. Istri Merasa Sombong Karena Penghasilannya Lebih Besar.
Sikap ini tentu sangat salah, karena sebuah kesuksesan yang di raih oleh siapapun dalam kehidupannya bukan semata-mata karena hasil kerja keras diri sendiri saja, ada Faktor lain di luar Nalar Manusia yang menjadi penyebab  kesuksesan mudah di raih. 

Ketika seorang istri sukses berkarir di pekerjaannya hingga memiliki penghasilan yang lebih besar dari suaminya, maka harus di ketahui bahwa kesuksesannya itu bukan hanya semata-mata hasil dari kerja kerasnya sendiri saja.

Ada Faktor lain yang menyebabkan kesuksesan seorang Istri dalam karir bekerja atau berbisnis, diantaranya adalah adanya Doa dari Orang Tua, Doa dari Suami dan Doa dari anak (bila sudah memiliki anak) atau Doa semua orang yang mengenalnya, kesuksesan seorang istri hingga memiliki penghasilan yang lebih besar dari suaminya itu tentu sangat tidak tepat jika di jadikan pemicu  memunculnya sebuah kesombongan, terutama bila kesombongan itu ditujukan kepada suaminya.

Mungkin saja besarnya penghasilan atau gaji yang diperoleh istri tersebut karena ia berumah tangga dengan suaminya yang memiliki penghasilan lebih kecil saat ini, atau kesuksesan karir yang diraih seorang istri mungkin juga karena doa dari suaminya sendiri, Itulah ketentuan Tuhan yang tidak mudah untuk terkuak dan di ketahui oleh siapapun kecuali orang-orang yang soleh dan solehah berilmu tinggi dan berwawasan luas.

Faktor lain seperti diatas sebagai penyebab terjadinya kesuksesan seorang istri memang tidak dapat di buktikan secara ilmiah, tetapi kebenaran dari teori ini dirasakan oleh banyak orang yang telah sukses dalam karier mereka, sebuah kesuksesan yang berhasil diraih akan lebih mudah untuk di wujudkan ketika semua orang ikut membantu dan memberikan dukungan walaupun hanya dalam bentuk Restu dan Doa. Kekuatan Restu dan Doa dapat di buktikan memiliki kekuatan yang sangat hebat jika dibandingkan dengan upaya kerja keras yang di lakukan oleh diri sendiri untuk tujuan sukses.

2. Rasa Syukur Istri Yang Masih Kurang Sempurna.
Sesuatu yang sebenarnya merupakan karunia sebagai Nikmat dari Tuhan akan menjadi Neraka jika tidak di syukuri. Ketika seorang istri memiliki penghasilan lebih besar dari suaminya dan dia tidak mensyukurinya, maka istri tersebut pasti akan menjadi sangat kufur nikmat, dia akan merasa paling lelah, merasa paling capek karena bekerja. 

Bahkan dia akan sering merasa bosan harus menjadi tulang punggung keluarga yang menurutnya itu bukan merupakan tugas dan kewajiban dirinya, bahkan istri tersebut akan semakin sering merajuk hingga marah-marah tanpa sebab yang ujung-ujungnya selalu menyalahkan suaminya sendiri sambil menyesali mengapa penghasilan suaminya itu tidak lebih besar dari penghasilan dirinya.

Walaupun maksud dari perilaku ini ada mengandung maksud yang benar, tetapi akhirnya menjadi salah karena tidak tepat dalam Implementasinya. Mengapa demikian ?
Rezeki adalah Amanah Tuhan dan siapapun yang menerimanya hanya patut untuk melakukan satu hal yaitu Bersyukur, sehingga rezeki yang di berikan itu akan membawa manfaat dan kebahagiaan bagi yang menerimanya.

Satu lagi yang harus di ingat, Tuhan tidak harus memberikan kesempurnaan dalam kehidupan siapapun dari hamba-hambaNya. Keadaan ini adalah ujian yang harus di jalankan dengan sikap dan perilaku yang benar dan sempurna.

Memiliki penghasilan yang lebih besar dari suami merupakan sebuah ujian yang harus di lalui dengan baik. Sadar ataupun tidak, ujian bukan hanya dalam bentuk kesulitan saja, sebuah kebahagiaan juga merupakan ujian yang harus di lalui dengan baik, orang banyak lulus uji ketika ujian kesulitan datang menghampirinya, tetapi lebih banyak orang kalah dan tidak lulus uji ketika ujian kesenangan datang menghampirinya.

3. Selalu Membandingkan Suami Dengan Suami Orang Lain.
Sikap yang lain sebagai penyebab terjadinya masalah ketika istri memiliki penghasilan lebih besar dari suaminya adalah sering membanding-bandingkan suami dengan suami orang lain. Sengaja atau tidak perbuatan ini dapat menyebabkan masalah hingga memungkinkan terjadinya cekcok dalam rumah tangga. Walaupun tujuan membandingkan suami sendiri dengan suami orang lain adalah baik, tetapi cara ini akan menimbulkan salah paham yang sangat serius.

Akibat dari perbuatan istri seperti ini dapat menimbulkan akibat Suami menjadi semakin minder, suami jadi semakin putus asa atau suami akan semakin marah besar hingga klimaksnya suami akan munculkan sifat Ego yang memuncak.


4. Penyataan dan perilaku lain dari istri yang sangat tidak pantas.
Karena merasa tidak puas dengan keadaan ekonomi ditambah lagi keadaan suami yang memiliki penghasilan lebih kecil, kadang seorang istri sering membuat pernyataan yang dapat semakin memperkeruh keadaan, diantaranya dengan membuat pernyataan-pernyataan merugikan atau melakukan beberapa hal  tidak penting dan tidak bermanfaat yang semakin merugikan diri sendiri, seperti : 

  • Sering menjelek-jelekan suami dihadapan orang lain.
  • Sering curhat dengan laki-laki lain yang bukan muhrimnya atau curhat pada orang yang salah.
  • Mengarang cerita bahwa ada teman kantor, klien atau atasan yang suka dengannya.
  • Dan perilaku lainnya yang tidak pantas dan tidak bermanfaat.

Semua perilaku diatas akan semakin memperkeruh keadaan dalam rumah tangga sehingga keadaan dirumah akan semakin tidak menyenangkan. bahkan yang sangat berbahaya adalah kemungkinan semua perilaku dan perbuatan itu akan menjadi doa untuk diri sendiri, dan bisa saja semua itu akan di kabulkan Tuhan secara perlahan.

Rezeki suami akan semakin sulit dan karangan cerita tentang orang lain yang suka atau menaruh hati akan benar terjadi.

Ucapan dan perilaku diri adalah bagian dari doa, doa adalah implementasi dari keinginan diri di hadapan Tuhan, baik berupa ucapan, gerakan dan hati, maka jika ini terus menerus di lakukan  mungkin saja akan di wujudkan Tuhan.

Sikap seorang istri yang paling benar ketika memiliki penghasilan atau karier yang lebih tinggi dibandingkan suami adalah Bersyukur dan Istiqomah serta tetap menjalankan fungsi sebagai Ibu dan istri yang baik, karena itu adalah Tugas yang sesungguhnya sebagai amanat dari Tuhan yang harus di jalankan dengan sempurna.

Bekerja dan berkarir yang memang bukan kewajiban atau tugas utama seorang istri, kadang itu semua hanya bagian dari sebab akibat dari kehidupan yang jangan terlalu berlebihan dalam menyikapinya, karena jika berlebihan dallam bersikap maka akan menimbulkan efek tidak baik yang lebih luas dalam keluarga.

Pada dasarnya suami mana yang tidak ingin memberikan kebahagiaan yang sempurna kepada keluarganya, itu juga ujian tersendiri untuk seorang suami yang harus dihadapi dan di lalui dengan cara yang baik ketika keinginan itu belum dapat di wujudkan.

Sikap saling memahami dan saling mendukung adalah cara yang paling tepat ketika ujian seperti ini datang di tengah keluarga.

Menginginkan keadaan dalam kehidupan yang sempurna boleh saja, tetapi akan menjadi salah jika keinginan untuk memiliki hidup yang sempurna terlalu di lebih-lebihkan. Barang siapa yang bersyukur maka dia akan ditambahkan nikmatnya dan barang siapa yang tidak bersyukur maka dia akan kufur.

Terima Kasih.
Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Salam Sukses Selalu.

0 komentar:

Post a comment