15 May 2017

Jenis Sayuran Paling laris Di Pasar Tradisional

Bisnis, Bisnis Sayuran, Jenis Sayuran, Jual Sayuran, Jual Sayur Di Pasar

Berdagang sayuran di pasar tradisional masih sangat memungkinkan dan prospektif, walaupun persaingan sangat ketat tetapi peluang berdagang di pasar tradisional masih sangat luas, peluang itu sendiri ada karena jumlah pembeli yang datang untuk belanja pada pasar tradisonal masih sangat banyak.

Masyarakat masih banyak memilih pasar tradisional untuk belanja alasannya sederhana yaitu "Harga Murah".  Image ini tetap masih mampu dipertahankan oleh pasar tradisional ditengah persaingan saat ini.

Dengan situasi ini, pilihan berdagang di pasar tradisional sangat tepat. Salah satu barang dagangan yang menjadi buruan konsumen di pasar tradisional adalah Sayuran segar, sayuran adalah dagangan pasar tradisional yang besar resiko tetapi cepat untung jika mampu di kelola dengan baik, berikut adalah beberapa sayuran yang sangat dibutuhkan konsumen yang datang untuk belanja di pasar tradisional.

1. Cabai.
Berbagai jenis cabai seperti cabai keriting, cabai rawit, cabai setan dan jenis cabai lainnya meruppakan sayuran yang paling dicari di pasar tradisional, karena itu stok cabai saat berdagang di pasar tradisional harus ada dan cukup.

2. Bawang.
Bawang juga jenis sayuran paling dicari di pasar tradisional, pedagang sayuran harus memiliki stock yang cukup ketika berdagang sayuran di pasar tradisional, semua bawang yang di hasilkan oleh daerah penghasil bawang mana saja laku keras di pasar tradisional. Bawang dengan ukuran besar, sedang hingga ukuran kecil tetap laris dan diminati pembeli, ketelatenan pedagang saat menerima pasokan bawang dengan melakukan penyortiran tentu dapat menambahkan keuntungan saat berjualan bawang di pasar tradisional.

3. Tomat.
Tomat juga termasuk kedalam sauran yang paling cepat laku di pasar tradisional, jika mendapatkan pasokan tomat pedagang sayur harus pandai memilih, karena tomat yang di pasok ke pasar biasanya menggunakan peti-peti ukuran sedang, telitilah dalam memilih tomat yang di pasok sebab jika tidak teliti, kemungkinan mendapatkan pasokan barang kurang baik dapat merugikan saat berjualan.

Pilihlah tomat dengan ukuran sedang atau lebih besar, karena tomat dengan ukuran sedang dan besar lebih cepat untuk di jual, banyak pembeli yang lebih memilih tomat dengan ukuran besar dan sedang baik belanja untuk kebutuhan sendiri atau belanja untuk di jual kembali seperti tukang sayur dan penjual warung.

4. Kentang.
Kentang juga salah satu jenis sayuran yang paling cepat penjualannya, sebab kebutuhan akan kentang setiap hari selalu tinggi dari pembeli di pasar tradisional, kentang dengan kuran sedang dan besar masih menjadi buruan konsumen yang datang untuk belanja. Kentang ukuran besar atau ukuran jumbo adalah kentang Dieng, kentang jenis ini paling laris dan banyak dicari pembeli.

5. Labu Siem.
Labu Siem juga termasuk sayuran yang banyak dicari di pasar tradisional, tetapi jumlahnya tidak terlalu banyak, tetapi saat berdagang sayuran stock labu siem harus ada sebagai pemancing sehingga pembeli akan lebih banyak datang dan mungkin akan membeli sayuran lainnya.

6. Wortel.
Wortel juga jenis sayuran yang harus ada saat berdagang di pasar tradisional, sebab kebutuhan konsumen pasar tradisional masih cukup tinggi, selain untuk bahan campuran masakan seperti sup dan olahan makanan lainnya, wortel juga banyak dicari untuk kebutuhan membuat juice.

7. Kol
Kol juga salah satu sayuran yang harus tersedia saat berjualan sayuran di pasar tradisional, kebutuhan akan Kol masih cukup besar, Kol yang banyak dicari biasanya Kol dengan ukuran sedang dan besar, Kol juga dapat di satukan dengan sayuran lainnya agar lebih cepat terjuall dan tentu lebih menguntungkan. Dengan membuat paket sayur sop yang di jual murah dapat menjadi strategi jitu dalam menjual kol dan beberapa sayuran lainnya agar cepat habis.

8. Buncis.
sayuran ini banyak di cari dan masih tiinggi permintaannya, selain banyak di gunakan oleh beberapa warung makan, buncis juga banyak di butuhkan masyarakat umum saat membuat masakan untuk pesata atau hajatan, sayangnya pasokan buncis untuk pasar tradisional sendiri memang agak sedikit tetapi jika kita berniat untuk berdagang buncis segeralah dapatkan buncis dari para pemasok sayuran yang rutin datang setiap hari, atau boleh dengan memesannya terlebih dahulu.

9. Brokoli.
Brokoli juga alah satu jennis sayuran yang banyak diminati di pasar tradisional, stock untuk brokoli tidak perlu terlalu banyak yang penting ada, sebab pembeli di pasar tradisional untuk brokoli kategorinya sedang, tidak terlalu banyak dan tidak terlalu rendah.

10. Ketimun.
Kebutuhan akan ketimun di pasar tradisional tentu tidk perlu di pertanyakan, sayuran ini selalu menjadi kebutuhan setiap hari saat berjualan sayuran di pasar tradisional. Walaupun harganya murah dan keuntungan perkilonya tidak terlalu besar, tetap saja ketimun harus di stock dalam jumlah yang cukup, sebab ketimun dapat menjadi pemancing terjualnya sayuran yang lainnya saat berjualan.

11. Kacang panjang.
Kacang panjang juga salah satu sayuran yang banyak di cari, selain untuk di jual kembali, kacang panjang juga kebutuhan paling tinggi untuk rumah makan dan katering, harganya murah tetapi kadang pasokannya langka, pedagang sayur harus pandai mencarinya saat pemasok sayuran datang ke pasar.

13. Jengkol.
Jengkol juga termasuk sayuran yang paling di cari, walaupun harga belinya cukup tinggi jangan khawatir peminat jengkol masih tinggi, selain itu jengkol juga memiliki daya tahan yang cukup lumayan lama, kita boleh lebih banyak memiliki stock jengkol saat berjualan.

14. Seledri.
Sayuran ini juga paling laku dipasar tradisional, jika hendak berjualan di pasar tradisional maka seledri harus tersedia, kebutuhan masyarakat atau konsumen yang datang kepasar tradisonal masih cukup tinggi.

Kita boleh menyiapkan sledri dalam jumlah stok yang sedang saja, sesuaikan dengan situasi pembeli di pasar tempat kita berjualan.

15. Pete.
Sayuran yang sudah mulai langka ini juga masih sangat diminati, terutama pete dengan ukuran ruas yang besar, banyak konsumen di pasar tradisional yang selalu mencari pete, walau pasokannya agak langka tetapi dengan kesabaran dan kerja keras untuk berburu kita pasti akan dapat pasokan pete yang diinginkan.

16. Jagung.
Jagung juga termasuk sayuran yang paling di cari, jagung untuk sayuran dengan ukuran sedang dan kecil paling banyak di cari sebagai bahan campuran masakan. Ada juga sebagian pembeli yang sengaja mencari jagung dengan ukuran besar. 

Saat belanja untuk di jual di pasar harus berhati-hati dalam memilih jagung dan stoknya juga jangan terlalu banyak, kecuali saat bulan puasa, lebaran atau hari-hari besar lainnya.

Sebenarnya semua sayuran yang di jual di pasar tradisional pasti ada saja yang akan membelinya, disinilah kepandaian seorang penjual sayur sangan dibutuhkan, terutama dalam mengatur uang modal untuk belanja sayuran untuk di jual di pasar tradisional.

Sebelum belanja tentu sangat penting untuk membuat list atau daftar barang dagangan berupa sayuran yang akan di beli, tujuannya agar barang dagangan lebih lengkap dan uangnya cukup.

Selain itu hal penting yang juga harus di lakukan agar sukses berjualan sayuran di pasar tradisional adalah jangan terlalu mahal dalam menentukan harga jual, ambil untung sedikit saja agar barang cepat berputar dan habis.

salah satu kekurangan menjual sayuran adalah "Cepat Busuk" atau tidak tahan lama. maka kecepatan pemasaran sangat menjadi penentu kesuksesan dalam berjualan sayuran dipasar tradisional.

Demikianlah artikel singkat tentang beberapa sayuran yang paling dicari di pasar tradisional, semoga bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi untuk kita semua.

Salam Sukses Selalu.
Depok Bisnis Info.

0 komentar:

Post a comment