5 July 2017

Cara Belanja Online Paling Aman Lengkap Dengan Cara Analisa Sebelum Transaksi

Belanja Online, Transaksi Online, Belanja Aman, Belanja Online Aman, Transaksi Aman

Belanja Online memang harus teliti dan hati-hati, karena cara pembelian Online akan mengharuskan anda untuk mengirim uang lebih dahulu, setalah itu barulah barang pesanan anda akan dikirim ke alamat yang dituju. Langkah hati-hati dan waspada saat belanja online adalah cara yang paling tepat dalam upaya melindungi transaksi yang akan anda lakukan melalui Internet. Hati-hati saat belanja Online memang harus, tetapi rasa khawatir saat transaksi juga  jangan terlalu berlebihan, karena saat ini belanja Online 100% aman jika kita melakukannya dengan cara yang benar.


Berikut adalah cara belanja Online paling aman dan cara analisa sebelum transaksi

1. Belanja Pada Platform Bisnis Online terpercaya.
Saat ini Platform Bisnis Digital sangat banyak tersedia di Internet, agar kegiatan belanja Online aman, sangat dianjurkan untuk melakukan transaksi melalui Platform Bisnis Online terpercaya, belanja melalui Platform Bisnis terpercaya akan melindungi anda dari kemungkinan tertipu oleh suplier atau penjual, karena semua suplier dan penjual yang menjual barang dagangannya melalui Platform Bisnis Digital, telah di seleksi dengan ketat. Selain itu, Platform Bisnis Digital juga menjadi perantara transaksi aman antara konsumen dengan suplier, suplier tidak langsung menerima uang dari pesanan konsumen yang membeli sebelum melakukan klaim telah mengirim barang kepada konsumennya, jadi ketika suplier nakal, maka uang konsumen akan tetap aman dan dapat dikembalikan oleh pengurus atau perusahaan pengelola platform bisnis digital.

2. Jangan hanya tertarik pada harga yang lebih murah (Harga tidak logis).
Harga yang sangat murah dan tidak logis harus di curigai, sebab modus penipuan seperti ini telah banyak memakan korban, maka saat anda mendapatkan informasi harga murah, jangan "gelap mata" dan terlalu bernafsu, lakukanlah penyelidikan dengan seksama, di internet semua informasi bisa di dapat dengan cepat, ketika anda harus menyetor sejumlah uang maka lakukanlah pengecekan nomer rekening yang akan anda kirimi uang, lakukan serching di internet dan gali semua informasi dengan "PASTI".


Intinya anda harus teliti dan waspada... !!!

3. Jangan terlalu cepat transver uang.
Identitas penjual/suplier yang benar sangat mudah untuk di ketahui,  ketika anda akan membeli sesuatu melalui internet (terutama jika transaksinya melalui media sosial), Anda memperoleh identitas dari si penjual dengan lengkap, seperti alamat rumah atau alamat toko dan identitas penjual seperti  KTP/SIM daan identitas lainnya.

Suplier profesional biasanya memiliki Identitas yang jelas, jika nama pada KTP adalah Bambang, maka nama pada rekening juga akan menggunakan nama Bambang, ini adalah cara analisa yang sederhana, selain itu anda juga dapat melakukan pengecekan melalui akun sosial media yang menawarkan barang atau produk yang anda ingin beli, perhatikan usia akun media sosial tersebut, jika akun tersebut masih baru, maka anda harus lebih waspada, dalami dan teliti lebih jauh akun media sosial tersebut, lihat semua data pada akun media sosial penjual dengan teliti, perhatikan semua tanggapan pembeli dan beberapa komentar pembeli pada akun tersebut, lihat jumlah teman atau pengikut pada akun tersebut, penjual yang benar pasti akan memiliki pengikut atau teman yang sangat banyak.

3. Bertemu langsung dengan penjual.
Bertemu langsung dengan penjual adalah cara  paling aman belanja online, dengan bertemu secara langsung,  maka transaksi anda akan 100% aman, saat bertemu dengan penjual lebih disarankan untuk tidak datang seorang diri, datanglah bersama teman, tempat pertemuan juga harus di pilih pada lokasi yang aman.


4. Belanja menggunakan cara pembayaran COD (Cash On Delivery).
Cara pembayaran COD adalah cara belanja yang juga sangat aman, setelah anda memilih barang/produk yang akan anda beli, maka anda dapat membayarnya setelah pesanan anda sampai pada alamat pengiriman yang di tuju.

Cara pembayaran COD resiko lebih besar ada di penjual, karena itu sangat wajar jika suplier menggali informasi tentang anda sebagai pembeli dengan teliti, agar proses pengiriman pesanan anda dapat diproses dengan cepat, maka ikutilah aturan main yang di berikan oleh penjual. 

5. Masuk menjadi Anggota Group dari Suplier atau Penjual.
Biasanya penjual/Suplier profesional memiliki group WA, BBM atau Group pada media sosial lainnya, grup tersebut sengaja di buat untuk memudahkan penjual berkomunikasi dengan semua pembeli dan pelanggan, grup yang dibuat penjual/suplier juga bertujuan memberikan informasi update tentang produk dan pelayanan kepada semua pelanggan dengan cepat.

Dengan masuk pada grup milik penjual/suplier, anda dapat melihat dan menilai secara langsung kredibilitas penjual/suplier yang telah anda pilih.

Demikianlah cara belanja Online dengan aman, semoga bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi untuk kita semua.
Terima Kasih.
Salam Sukses Selalu.
Depok Bisnis Info.

0 komentar:

Post a comment