23 March 2018

Berikut Kesalahan Membeli Kompetensi Bisnis Dengan Uang


Bisnis, Kompetensi, Kompetensi Bisnis

Percaya atau tidak saat ini banyak orang yang mengatakan sebuah bisnis itu bagus hanya karena di beri uang yang sangat besar. Penilaian seperti ini tentu sangat di sayangkan mengapa ? Sebab kenyataan yang sebenarnya dari bisnis yang diberikan nilai sempurna oleh orang bayaran tersebut akan terkuak kebenarannya seiring dengan berjalannya waktu.

Dalam memberikan penilaian yang benar dari sebuah bisnis, siapapun yang diberikan wewenang untuk memberikan penilaian seharusnya tidak mudah memberikan nilai sempurna hanya karena uang bayaran yang diberikan oleh pemilik bisnis tersebut. Beberapa penelitian harus dilakukan dengan komprehensif. Misalkan saja bagaimana sistem yang dikelola oleh perusahaan dan apakah produk yang di jual oleh perusahaan memang telah sesuai dengan standart nasional atau internasional, memiliki manfaat sesuai dengan promosi yang di lakukan.

Memberikan penilaian baik dari sebuah bisnis juga bisa diliahat dari dampak positif dan negatif yang dirasakan oleh masyarakat luas jika ikut terlibat dengan bisnis yang dimaksud. Sebagai contoh beberapa waktu lalu kita masih segar mengingat kasus PT. Pandawa dan PT.Firstravel, kedua perusahaan ini berhasil merugikan sebagian masyarakat, walaupun kedua perusahaan ini konteks bisnisnya berbeda tetapi hasil akhinya sama yaitu banyak masyarakat yang terlibat dengan kedua perusahaan ini akhirnya mengalami kerugian yang cukup besar.

Jika melihat kasus seperti ini, siapa yang di salahkan ? apakah pemerintah yang memiliki wewenang tentang perijinan dan pengawasan keuangan dari kedua bisnis tersebut ataukah masyarakat kita yang masih minim akan pengetahuan sehingga sulit membedakan mana bisnis yang benar atau tidak.

Untuk mengatasi masalah ini harus ada komitment dari beberapa pihak, yaitu :
  1. Pemberi ijin dan legalitas pendirian perusahaan harus lebih selektif dan tidak sembarang.
  2. Pengusaha harus memiliki konsep berbisnis jangka panjang (Long Term Business).
  3. Masyarakat harus lebih selektif ketika ingin terlibat dengan sebuah bisnis yang dibutuhkan.
  4. Lembaga pengawasan Konsumen juga harus bekerja keras mendeteksi dan bertindak jika tercium sebuah kecurangan yang dapat merugikan konsumen (Masyarakat).
  5. Badan pengawasan keuangan harus bekerja lebih keras lagi untuk mencegah terjadinya perputaran uang yang tidak pada tempatnya yang berakibat pada kerugian masyarakat banyak. 
Demikianlah cara memberikan penilaian bisnis yang benar, semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi untuk kita semua.
Salam sukses selalu.
Depok Bisnis Info.

0 komentar:

Post a comment