28 June 2018

Mitos Dan Fakta Penyebab Kecelakaan Kapal Sinar Bangun Di Danau Toba

Berita, Danau Toba, Kapal Sinar Bangun, Kecelakaan Kapal, Kecelakaan Danau Toba

Kecelakaan Kapal Sinar Bangun di Danau Toba menyita perhatian publik, banyaknya korban yang meninggal dan korban hilang mencapai ratusan orang akhirnya di hubungkan dengan beberapa Mitos Dan Fakta tentang Danau Tona. Berikut adalah Mitos dan Fakta dari Danau Toba yang di hubung-hubungkan dengan kecelakaan Kapal Sinar Bangun.

1. Muatan Kapal Melebihi Kapasitas.
Kapal sinar bangun yang biasanya hanya mengangkut penumpang maksimal 40 orang saat itu di jejali lebih dari 200 orang penumpang, belum lagi kelebihan muatan dari barang bawaan penumpang lainnya seperti Sepeda Motor dan barang bawaan lain yang juga melebihi kapasitas angkut kapal Sinar Bangun.



2. Cuaca Mendung Dan Angin Kencang.
Saat Kejadian, cuaca Danau Toba mendung dan berangin kencang, angin kencang di Danau Toba sering memicu terjadinya gelombang yang cukup tinggi, keadaan alam di Danau Toba seperti ini juga di hubungkan sebagai penyebab kecelakaan Kapal Sinar bangun.

3. Memancing Ikan Mas Raksasa.
Kecelakaan yang menenggelamkan Kapal Sinar bangun di Danau Toba Juga di hubungkan dengan kejadian sebelumnya, seorang pemancing berhasil mendapatkan Ikan Mas Raksasa seberat 14 Kg, Mitos yang ada hubungannya dengan cerita legenda masa lalau  Danau Toba tidak di Indahkan oleh si Pemancing. 

Ikan Mas Raksasa yang di dapat bukannya di lepaskan kembali malah di santap beramai-ramai oleh beberapa orang. Kejadian ini juga di hubungkan dengan kecelakaan Kapal Sinar Bangun, tenggelamnya kapal tersebut dianggap sebagai balas dendam Ikan Mas Raksasa yang di anggap Keramat menurut kisah Legenda Danau Toba.

4. Mengabaikan Etika Berlabuh Dan Wisata Di Danau Toba.
Kisah Legenda Danau Toba juga mewarisi keyakinan Turun-temurun hingga saat ini, diantaranya adalah Etika menghormati leluhur atau Tatakrama ketika berlabuh dan atang untuk wisata di  Danau Toba, Etika itu tentunya harus di hormati oleh siapapun juga yang datang ke Danau Toba.

Diduga Perilaku sebagian penumpang di atas Kapas Sinar bangun mengabaikan Etika ini, banyak dari penumpang yang terlalu bergembira hingga  seakan berpesta di atas Kapal Sinar bangun ketika berlabuh, padahal beberapa larangan saat berlabuh di danau Toba seperti : tidak boleh minum-minuman keras, memainkan musik keras-keras hingga duduk di pinggir kapal dengan kaki menggantung hingga menyentuh air Danau Toba di abaikan penumpang.



5. Adanya Tanaman Air Pengisap.
Hilangnya ratusan Korban tenggelamnya Kapal Sinar Bangun di Danau Toba juga di hubung-hubungkan dengan Tanaman Air Pengisap yang banyak tumbuh di dasar Danau Toba, banyak Masyarakat sekitar mengatakan Tanaman sejenis rumput air yang tumbuh sangat banyak di dasar Danau Toba ini akan mengisap apa saja yang menyentuhnya hingga sulit muncul kepermukaan Danau Toba.

6. Batu Gantung.
Batu Gantung yang ada di Danau Toba bagi masyarakat marga tertentu ada larangan untuk mendekati atau melewatinya karena dianggap akan kurang beruntung. Hal ini juga di hubungkan dengan kecelakaan Kapal Sinar bangun yang saat itu sarat penumpang dari berbagai Marga.

6. Teori Ilmiah Terbentuknya Danau Toba.
Menurut beberapa Ilmuan dan pakar, terbentuknya Danau Toba di sebabkan adanya letusan Gunung Berapi dan letusan itulah yang akhirnya membentuk Danau Toba. Keadaan ini yang menyebabkan mengapa Danau Toba mmemiliki Gaya Gravitasi cukup besar bahkan Gravitasi ini mampu menyebabkan Turbulensi pesawat kecil yang melintas di atas Danau Toba.

Demikianlah beberapa Mitos Dan Fakta yang di kaitkan dengan kecelakaan Kapal Sinar Bangun di Danau Toba.

Depok Bisnis Info.
Sumber : Youtube (Anomali News).

0 komentar:

Post a comment