23 August 2018

Waspada Terhadap Penawaran Rumah Kredit Dengan DP Murah

Rumah, Penipuan Rumah, DP Rumah, Rumah Murah

Semakin pesat persaingan bisnis membuat banyak pengusaha puter otak membuat strategi pemasaran, di bidang properti misalnya banyak pengusaha properti golongan perumahan menengah kebawah yang menerapkan startegi pembelian rumah dengan DP  sangat kecil, tujuannya tidak lain adalah agar banyak diminati oleh pembeli.

Ada beberpa oknum pebisnis yang memanfaatkan strategi ini untuk menjalankan bisnis penjualan properti yang kurang baik, para pebisnis yang kurang baik ini berpikir uang DP yang minim itu dapat di mainkan (dalam tanda kutip). Mereka banyak yang akhirnya mengecewakan konsumennya sendiri hingga menjadi korban.

Dengan berbagai alasan mereka berkilah agar uang DP minimal yang di setorkan sebagai booking fee membeli rumah atau properti lainnya itu menjadi sebuah permainan. Oknum pebisnis jahat ini memang sengaja melakukanya karena mereka bernggapan uang DP tidak terlalu besar dan dapat di mainkan, uang DP yang di setor calon pembeli bisa di rekayasa dan di rubah menjadi penghasilan sampingan perusahaan nakal yang saat ini cukup banyak melakukan praktek ini.

Cara bermain mereka seperti ini.

  1. Melakukan promosi gencar pembelian rumah dengan DP sangat kecil dan terjangkau sekali untuk menjadi daya tarik. Padahal semua orang tahu bahwa DP untuk mencicil rumah pasti lebih besar dari itu. ini yang membuat banyak tertariknya konsumen untuk membeli dan menyetorkan uang booking fee tersebut dengan alasan DP nya sangat murah dan terjangkau.
  2. Setelah konsumen menyiapkan data untuk pengajuan kredit, pihak perusahaan terlihat seakan cepat membantu proses kredit si konsumen ke pihak BTN.
  3. Setelah semua data terkesan masuk ke BTN biasanya tahapan berikutnya perusahaan nakal ini akan mengulur waktu proses kredit yang sangat lama (di luar kewajaran). 
  4. Saat masa menunggu keputusan hasil pengajuan kredit biasanya konsumen akan menanyakan kepada pihak perusahaan yang membantu proses kredit ke BTN, lalu pihak perusahaan nakal ini akan terus berkilah dan membangun kesan proses pengajuan kredit ke BTN masih belum selesai. Ini memang sengaja mereka lakukan agar si konsumen merasa bosan dan akhirnya melupakan uang DP yang telah di keluarkannya. Ketika ini terjadi maka uang DP atau booking fee tersebut akan langsung masuk ke kantong perusahaan nakal ini
Inilah cara mereka bermain dengan uang booking fee dari konsumen yang akhirnya akan masuk kantong para pebisnis properti nakal.

Tips dari kami untuk anda agar terhindar dari oknum perusahaan nakal ini adalah
  1. Jangan terlalu nafsu dengan praktek penawaran seperti ini, kita harus lebih berhati-hati, lakukan pengecekan terlebih dahulu dengan data yang akurat.
  2. Jangan mudah di takut-takuti, banyak perusahaan nakal menerapkan tekanan secara halus agar konsumen yang telah tertarik setelah melihat unit rumah yang akan di beli cepat menyetor booking fee atau DP ringan tadi, biasnya mereka mengatakan jika tidak cepat di booking akan di ambil oleh orang lain dan akhirnya si konsumen akan kehilangan rumah impiannya. Tanpa DP berarti belum terjadi ikatan yang kuat sehingga rumah mungkin saja akan di beli oleh orang lain (padahal ini modus pertama).
  3. Jangan transfer uang DP minimal jika rekeningnya bukan rekening perusahaan yang bersangkutan, hindari mentransfer uang ke rekening pribadi, langkah ini untuk antisipasi permainan para marketing yang ada dalam perusahaan properti nakal tersebut.
  4. Boleh melakukan pembayaran DP setelah semua proses pengajuan kredit jelas.
  5. Lakukan beberapa pengecekan dasar seperti cabang BTN mana yang akan melakukan proses kredit, dapatkan nomer telepon kantor BTN dan kontak personnya. Tujuannya agar anda dapat melakukan pengecekan dengan cepat agar pihak perusahaan nakal tidak lelausa bermain.
  6. Jangan mudah tertarik dengan janji dan ucapan marketing yang mengatakan proses kredit sudah di terima, lakukan pengecekan ke BTN setiap mendapat perkembangan atau kabar dari pihak perusahaan nakal tersebut.
  7. Jangan berikan tambahan uang dengan alasan apapun jika diminta pihak perusahaan, jika perjanjiannya untuk DP misalkan 4JT ya setor aja dengan jumlah yang sama.
  8. Proaktif mengawasi proses kredit ke BTN, langkah ini harus di lakukan setelah data pengajuan kita di serahkan ke pihak perusahaan properti nakal tempat kita membeli rumah.
Demikianlah teman-teman artikel singkat ini semoga bermanfaat dan tetaplah waspada agar kita selamat terhindar dari praktek penipuan yang sekarang telah banyak memakan korban.
Terima Kasih 
Dan salam sukses selalu untuk kita semua.

0 komentar:

Post a comment