17 September 2018

Langkah Paling Sederhana Untuk Menguasai Pasar Domestik Dan Manca Negara

Pasar Domestik, Pasar Manca Negara, Cara  Menguasai Pasar, Kuasai Pasar

Jangan pernah bermimpi untuk menguasai Pasar Domestik apalagi Manca Negara jika tidak di mulai dengan keberanian untuk menghasilkan produksi yang berkualitas. Walaupun kegiatan produksi atau menghasilkan sebuah produk itu lebih tinggi biaya dan resikonya, tapi secara langsung perusahan produsen akan memperoleh pengalaman luar biasa dalam upaya melakukan produksi yaitu akan melahirkan banyak ide dan pengalaman hingga akhirnya terlahirlah sebuah produk Inovatif dan berkualitas serta mampu bersaing di pasar yang sangat luas.

Kemajuan teknologi saat ini sadar ataupun tidak banyak membentuk mental pengusaha yang tidak mau beriko banyak tapi ingin untung besar, lebih memilih membeli produk hasil produksi orang lain dengan kualitas seadanya, harga murah dan mudah di jual dengan harga tinggi sehingga memberikan keuntungan besar.

Ini memang cara gampang untuk mendapatkan uang banyak dan cepat serta minim akan resiko. Kegiatan seperti ini tidaklah salah tetapi tidak juga benar 100%. Prinsip dasar barang yang di produksi pasti semua sama, apapun jenis dari produk yang di hasilkan dari sebuah hasil produksi, pasti akan ada yang beli dan tidak. Ini yang harus di ingat jika pengusaha takut untuk  melakukan produksi sendiri.

Mobil mahal buatan Italia, Lamborghini misalnya. Apakah semua yang membeli mobil mahal itu 100% dari Negara Italia, tentu tidak. Lebih dari sebagian hasil produksi Mobil Lamborghini justru banyak di beli oleh pencintanya di luar Italia. 
Mangapa ini bisa terjadi ? 
Jawabannya simpel !

Perusahaan Lamborghini memang telah merencanakannya sejak awal, mereka berpikir dan merencanakan bagaimana caranya menciptakan sebuah mobil hebat dengan harga yang sesuai dengan kehebatannya.

Perusahaan Lamborgini tidak akan menjadi sebuah perusahaan besar dan mampu menghasilkan mobil hebat dengan harga yang tak kalah hebat saat ini, apabila tujuan pemiliknya dahulu hanya ingin menjual mobil hasil produksi orang lain dengan harga beli murah dan menjualnya kembali dengan harga tinggi. 

Sekali lagi sebuah keberanian yang luar biasa dari pemilik perusahaan Lamborghini dalam mengambil keputusan sejak awal. Mereka lebih memilih bersaing dan mengambil langkah penuh resiko kehilangan modal jika mengalami kegagalan untuk menghasilkan sebuah mobil hebat.

Kita ambil contoh yang lainnya. Mengapa pemilik perusahaan Gucci yang menghasilkan berbagai hasil produksi berkualitas dengan harga selangit dahulu juga lebih memilih dan memutuskan untuk mengambl resiko besar dalam menghasilkan sendiri produk mereka ketimbang membeli produk orang lain dengan harga murah dan di jual kembali dengan harga tinggi ?

Jawabannya sama dengan apa yang terjadi pada perusahaan Lamborghini. Sebuah Visi dan tujuan jangka panjang yaitu menghasilkan keuntungan yang lebih besar lagi dari hasil produksi sendiri.

Lamborghini maupun Gucci sadar betul bahwa mengandalkan hasil produksi orang lain akan membuat mereka menjadi semakin bodoh dan miskin. Mereka memang sangat tidak merugikan perusahaan mereka sendiri dengan mengandalkan hasil produksi orang lain, tetapi Lamborghini dan Gucci menyadari ada potensi besar yang akan hilang jika mereka melakukan itu.

Berikut adalah kerugiannya jika mengandalkan produk hasil produksi orang lain :

1. Monopoli Harga Beli.
Naiknya harga beli sebuah produk, belum tentu di sebabkan oleh biaya produksinya meningkat. Naiknya harga beli dari sebuah barang bisa saja terjadi karena semakin meningkatnya permintaan pasar. Semakin meningkatnya permintaan pasar itu karena semua orang hanya berpikir untuk membeli tanpa berusaha untuk menjadi pesaing  atau berusaha juga untuk membuat produk serupa, alasannya sederhana takut beresiko dan dengan membeli saja lalu menjualnya kembali akan lebih mudah, murah dan lebih menguntungkan. Disinilah peluang monopoli harga beli itu sangat besar peluangnya terjadi.

2. Monopoli Produksi.
langkanya sebuah barang di pasaran, belum tentu karena kuota produksi dari produsen tidak mencukupi permintaan pasar. Kadang, langkah ini banyak di lakukan oleh produsen yang menghasilkan barang produksi laris di pasaran dengan tujuan monopoli pasar. Tujuan mereka sebenarnya hanya satu, semakin langka barang produksi mereka di pasar maka mereka akan lebih mudah menentukan harga jual berapapun yang mereka mau. Sekali lagi ini terjadi karena persaingan barang produksi tersebut di pasaran masih sangat sedikit pesaingnya sehingga mereka leluasa melakukan langkah ini.

3. Monopoli Distribusi.
Semakin banyak permintaan barang hasil produksi yang sangat diminati pasar juga  akan berakibat munculnya Monopoli Distribusi. Produsen sangat leluasa memilih siapa saja untuk di berikan kuota lebih banyak atau sedikit dari semua pembelinya dan langkah ini sangat merugikan pembeli yang hanya mendapatkan kuota sedikit. Karena di berikan kuota barang yang sedikit maka keuntungannya juga akan sedikit. 

4. Reseller Addicted.
Dengan hanya bermodal uang tidak terlalu besar lalu membeli semua produk yang di butuhkan dan menjualnya kembali dengan keuntungan besar dan cepat akan mudah di hasilkan, kelihatannya memang mudah dan sangat menggiurkan tetapi kebiasaan hberburu produk murah hasil produksi orang lain dapat menyebabkan penyakit Reseller Addicted. Mereka akan semakin mengandalkan produsen malah akan rela membayar mahal demi mendapatkan barang yang di maksud  agar stok barang aman dan cukup kuotanya. Jika hal ini terjadi tentu juga akan sangat berbahaya. 

Seharusnya.
Pebisnis memiliki kemauan dan keberanian berinovasi sejak awal memulai usaha dan bisnis untuk menghasilkan barang hasil produksi sendiri dan menjualnya sendiri dan hanya mengandalkan keuntungan dari hasil penjualan produksinya itu.

Kegiatan ini tentu tidak langsung menguntungkan, tetapi dalam proses ini akan terjadi banyak manfaat yang akan di rasakan oleh pebisnis itu sendiri. Mereka akan bertambah keberanian untuk terus berinovasi dan secara perlahan akan terbentuk menjadi produsen lokal dan ahirnya akan meningkat menjadi produsen Export (Manca Negara).

Terhindar dari kebiasaan mengandalkan hasil produksi orang lain, apalagi harus mengimportnya secara besar-besaran.

Peluang untuk mendapatkan pasar yang lebih luas dengan mengandalkan barang atau produk hasil produksi sendiri pasti akan lebih menguntungkan secara jangka panjang. Oleh karena itu pebisnis harus miliki strategi Gaya berbisnis jangka panjang jika ingin berhasil menerapkan strategi ini.

Oleh karena itu janganlah takut untuk mengambil sedikit lebih beresiko untuk  menghasilkan barang produksi sendiri karena semua resiko dalam berbisnis tentu dapat di minimalisir dengan strategi yang cerdas sejak awal, kuncinya bentuklah keberanian dan miliki Visi untuk jangka panjang yaitu menguasai pasar yang lebih luas dengan produksi barang milik sendiri.

Terima Kasih.
Salam Luar Biasa Dan semoga bermanfaat.
Depok Bisnis Info.
Dwikurniawan (Penulis).

0 komentar:

Post a comment